Empat Laga Penentuan Menanti, Madura United Pindah Ke Gelora Bangkalan

Madura United FC memastikan empat laga kandang terakhir di BRI Super League 2025/26 akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan. Keputusan ini membuat Laskar Sape Kerrab meninggalkan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, untuk sisa musim berjalan.

Pindah markas ini diumumkan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Madura United, Moh. Alwi. Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kesiapan fasilitas stadion dan dukungan suporter yang diharapkan bisa memberi dorongan tambahan bagi tim.

Empat laga penentuan di Bangkalan

Madura United akan menjalani empat pertandingan penting di Stadion Gelora Bangkalan. Berikut jadwal laga kandang terakhir yang disebut dalam keterangan resmi panpel:

  1. Persik Kediri — 11 April
  2. Dewa United Banten FC — 25 April
  3. Bali United FC — 5 Mei
  4. PSM Makassar

Empat pertandingan itu menjadi momen krusial bagi Madura United yang masih berjuang menjauh dari zona merah. Dengan hanya sisa empat laga kandang, setiap poin akan sangat menentukan nasib tim di klasemen akhir.

Alwi menegaskan, perpindahan lokasi pertandingan sudah disiapkan secara bertahap. Proses itu mencakup pemindahan perlengkapan dari SGMRP ke SGB, termasuk perangkat pertandingan dan kebutuhan operasional lain.

Persiapan teknis stadion dikebut

Panpel juga mulai melakukan pembenahan teknis di Stadion Gelora Bangkalan. Langkah ini perlu dilakukan karena stadion tersebut sudah cukup lama tidak dipakai untuk laga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Alwi menuturkan ada sejumlah aspek yang harus disesuaikan agar stadion memenuhi standar regulator kompetisi. Hal itu mencakup kesiapan lapangan, fasilitas pendukung, hingga kebutuhan operasional pertandingan.

Kondisi itu menunjukkan perpindahan markas bukan hanya soal lokasi tanding, tetapi juga soal kesiapan infrastruktur. Madura United perlu memastikan seluruh elemen pertandingan berjalan lancar agar tidak mengganggu fokus pemain di lapangan.

Harapan efek kandang baru

Perpindahan ke Bangkalan juga diharapkan memberi efek psikologis positif bagi tim. Dukungan suporter di stadion yang lebih dekat dengan basis pendukung diyakini bisa menciptakan atmosfer yang lebih hidup.

Bagi Madura United, empat laga terakhir bukan sekadar penutup musim, melainkan ujian untuk menjaga posisi di klasemen. Dengan perubahan markas ini, klub berharap bisa mendapatkan energi baru untuk meraih hasil maksimal hingga akhir musim.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.jawapos.com
Exit mobile version