Kejati Jabar Tinjau Patimban, Pengawalan Proyek Strategis Nasional Memasuki Fase Kritis

Author: Qoo Media

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat turun langsung ke Pelabuhan Patimban untuk melihat perkembangan pembangunan fase I-2 di Kabupaten Subang. Kunjungan ini menjadi perhatian karena proyek tersebut masuk dalam Proyek Strategis Nasional dan berhubungan langsung dengan penguatan konektivitas logistik.

Kepala Kejati Jabar Hermon Dekristo hadir bersama Kepala Kejaksaan Negeri Subang Noordien Kusumanegara dalam peninjauan pada Senin (20/4). Rombongan diterima oleh Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, sebelum melihat kondisi lapangan di area pembangunan.

Fokus Peninjauan di Terminal Kendaraan dan Peti Kemas

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau dua pekerjaan utama, yaitu Terminal Kendaraan Paket 5 dan Terminal Peti Kemas Nomor 2 Paket 6. Kedua titik itu menjadi bagian penting dari pengembangan kapasitas pelabuhan yang terus dikebut sesuai rencana.

Progres pembangunan di dua paket tersebut disebut berjalan menuju target penyelesaian yang sudah ditetapkan. Paket 5 ditargetkan rampung pada Juli 2026, sedangkan Paket 6 dijadwalkan selesai pada Oktober 2026.

Komitmen Penyelesaian Sesuai Target

KSOP Kelas II Patimban menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Patimban berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target. Proyek Pelabuhan Patimban diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat arus logistik nasional.

Arief menyampaikan bahwa penyelesaian proyek ini diharapkan mendorong peningkatan kapasitas dan kinerja operasional pelabuhan. Layanan ekspor-impor kendaraan, peti kemas, dan layanan kepelabuhanan lainnya menjadi bidang yang dituju untuk mendapat dampak langsung.

Pengawasan untuk Kepentingan Publik

Dari sisi penegakan hukum, Kejati Jawa Barat menekankan pentingnya manfaat proyek ini bagi masyarakat luas. Hermon Dekristo menyebut pembangunan Pelabuhan Patimban beserta jalan aksesnya perlu memberi dampak nyata, bukan hanya selesai secara fisik.

Kejati Jawa Barat bersama Kejari Subang juga menyatakan komitmen untuk terus mendukung dan mengawal penyelesaian proyek strategis nasional tersebut. Pengawalan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur yang berpengaruh pada aktivitas ekonomi di wilayah Subang dan sekitarnya.

Patimban dan Peran Strategisnya

Pelabuhan Patimban terus diposisikan sebagai infrastruktur penting dalam rantai logistik Indonesia. Pengembangan fase I-2 diharapkan membuat pelayanan pelabuhan semakin kuat, terutama pada aktivitas kendaraan dan peti kemas.

Dengan pengawasan dari berbagai pihak, pembangunan pelabuhan ini diarahkan tetap berada pada jalur target yang sudah ditentukan. Fokus utamanya kini tertuju pada penyelesaian Terminal Kendaraan Paket 5 dan Terminal Peti Kemas Nomor 2 Paket 6 yang menjadi bagian sentral dari pengembangan Patimban.

Source: oceanweek.co.id
Terbaru