Pancaroba Belum Usai di Jawa Timur, BMKG Prediksi Hujan Landa Sebagian Besar Wilayah Akhir April

BMKG Juanda memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur masih diguyur hujan pada Kamis (30/4/2026) dengan intensitas yang bervariasi. Kondisi ini menandakan cuaca di penghujung April masih belum stabil dan berpotensi berubah cepat di banyak daerah.

Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan ringan, sementara beberapa daerah lain berpeluang diguyur hujan sedang. BMKG juga mengingatkan bahwa Jawa Timur masih berada dalam masa pancaroba sehingga masyarakat perlu lebih waspada terhadap dinamika cuaca harian.

Sebaran hujan ringan di banyak wilayah

BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi di Kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Kabupaten dan Kota Malang, serta Kota Batu. Kondisi serupa juga berpeluang melanda Kabupaten dan Kota Pasuruan, Lumajang, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Tulungagung, Tuban, Jombang, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Peta sebaran ini menunjukkan bahwa hujan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi mencakup kawasan pantai utara, wilayah tapal kuda, hingga sejumlah daerah di selatan dan barat Jawa Timur. Situasi seperti ini umum terjadi saat masa peralihan musim, ketika pertumbuhan awan hujan masih mudah terbentuk pada beberapa wilayah sekaligus.

Sejumlah daerah berpotensi hujan sedang

Selain hujan ringan, BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang di Kabupaten dan Kota Madiun, Magetan, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Nganjuk, Bojonegoro, dan Ngawi. Intensitas yang lebih kuat di sebagian wilayah ini menunjukkan potensi cuaca yang lebih basah dibanding daerah lain di Jawa Timur.

Kondisi tersebut tetap perlu diantisipasi masyarakat, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, pengguna jalan, dan sektor yang bergantung pada cuaca harian. Hujan yang turun dengan intensitas sedang dapat memengaruhi jarak pandang dan kenyamanan mobilitas pada beberapa waktu tertentu.

Suhu, kelembapan, dan arah angin

BMKG mencatat suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 13–32 derajat celsius. Tingkat kelembapan udara terpantau tinggi, yakni sekitar 67–99 persen, yang mendukung pembentukan awan hujan di banyak wilayah.

Arah angin diprakirakan bertiup ke timur dengan kecepatan maksimum mencapai 24 km/jam. Perpaduan suhu yang relatif normal, kelembapan tinggi, dan angin aktif menjadi salah satu penanda bahwa cuaca masih mudah berubah sepanjang hari.

Waspada cuaca pancaroba

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Masa pancaroba membuat pola hujan sulit diprediksi secara tetap, sehingga hujan bisa turun tiba-tiba meski sempat cerah pada waktu sebelumnya.

Dalam situasi seperti ini, warga diimbau menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca setempat dan memperhatikan informasi prakiraan terbaru dari BMKG. Dengan sebaran hujan yang masih cukup luas, penghujung April di Jawa Timur diperkirakan tetap diwarnai cuaca basah di banyak daerah.

Source: portaljtv.com
Exit mobile version