Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Wisatawan Jabar di Pantai Lakey, Sandal Korban Ditemukan di Karang

Pencarian Rianto, wisatawan asal Majalengka, Jawa Barat, yang hilang terseret ombak di Pantai Lakey, Dompu, masih belum membuahkan hasil. Tim SAR dan petugas gabungan kini melanjutkan operasi pada hari kedua dengan tantangan utama berupa gelombang tinggi di lokasi pencarian.

Kondisi laut di Pantai Lakey membuat proses penyisiran berlangsung lebih sulit dari perkiraan. Petugas juga harus waspada karena area pantai memiliki banyak karang yang berisiko bagi keselamatan penyelam.

Gelombang tinggi hambat pencarian

Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Dompu, Wan Muhtajud, menyebut gelombang besar di Lakey menjadi perhatian utama tim di lapangan. Ia mengatakan medan pencarian banyak karang sehingga petugas harus sangat berhati-hati.

Pada pencarian hari pertama, petugas sempat menemukan sandal korban di celah-celah karang. Temuan itu menjadi satu-satunya petunjuk yang didapat sejauh ini, sementara keberadaan Rianto belum diketahui.

Target pencarian tiga hari

Petugas gabungan awalnya menargetkan pencarian dilakukan selama tiga hari. Namun, rencana itu masih akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan informasi tambahan yang diterima petugas.

Wan Muhtajud menyebut penyesuaian diperlukan karena situasi laut belum mendukung pencarian maksimal. Tim di lapangan tetap memprioritaskan keselamatan petugas sambil terus memantau perkembangan kondisi ombak.

Berawal saat liburan Idul Adha

Peristiwa ini menimpa dua wisatawan domestik saat liburan Idul Adha di Pantai Lakey. Keduanya diketahui berasal dari Jawa Barat dan sedang berada di Dompu untuk mengerjakan proyek pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih.

Setelah merayakan Idul Adha, keduanya memutuskan berlibur ke pantai tersebut. Mereka berenang di spot pemandian Rock Poll, tepatnya di depan Ali’s Bar, sebelum gelombang besar menghantam dan menyeret mereka ke dalam laut.

Satu orang berhasil selamat, sedangkan Rianto terseret ombak dan hilang. Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan di tengah kondisi laut yang belum stabil.

Source: www.detik.com
Terkait