Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Subsidi di Jawa Tengah, Petani Tak Perlu Khawatir Saat Musim Tanam

PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pupuk bersubsidi tetap tersedia bagi petani di Jawa Tengah. Perseroan menyebut stok dan distribusi berjalan sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah, sehingga petani dapat menebus pupuk dengan lebih mudah.

Kepastian itu disampaikan Regional CEO 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F., saat meninjau Gudang Purwahamba di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa kebutuhan petani menjadi prioritas utama, terutama menjelang musim tanam.

Pasokan dibuat fleksibel antarwilayah

Pupuk Indonesia menerapkan skema pasokan yang fleksibel untuk menjaga kelancaran distribusi. Ihwan menjelaskan, gudang di satu wilayah tidak hanya melayani daerah setempat, tetapi juga bisa menopang kebutuhan wilayah lain jika pasokan tambahan diperlukan.

Skema serupa juga berlaku antarpabrik. Jika Kabupaten Tegal membutuhkan tambahan, pasokan pupuk bersubsidi dapat dikirim dari anak usaha Pupuk Indonesia mana pun agar kebutuhan petani tetap terpenuhi tepat waktu.

Menurut Ihwan, fleksibilitas ini penting agar petani tidak mengalami kendala saat musim tanam. Ia menekankan bahwa pupuk harus bisa digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

HET turun 20 persen, harga 2026 dijamin tidak naik

Selain menjaga pasokan, pemerintah juga menurunkan Harga Eceran Tertinggi atau HET pupuk bersubsidi sebesar 20 persen mulai Oktober 2025. Kebijakan itu disebut sebagai bentuk keberpihakan kepada petani di tengah kondisi geopolitik dan ancaman krisis pangan global.

Ihwan mengingatkan agar petani tidak menebus pupuk bersubsidi melebihi HET. Jika ada harga yang terlihat lebih tinggi, ia meminta pengecekan dilakukan terlebih dahulu karena bisa saja ada komponen lain seperti biaya angkut atau iuran kelompok.

Ia juga memastikan petani tidak perlu khawatir terhadap HET pupuk subsidi pada 2026 meski nilai tukar rupiah melemah. Pupuk Indonesia menjamin tidak ada kenaikan harga pada tahun tersebut.

Realisasi penebusan di Jawa Tengah naik

Kemudahan akses dan jaminan pasokan itu ikut mendorong penebusan pupuk bersubsidi di Jawa Tengah. Hingga 3 Juni 2026, realisasinya mencapai 701.670 ton atau 49 persen dari total alokasi 2026 untuk provinsi tersebut.

Pupuk Indonesia juga menyiapkan stok 45.373 ton untuk menjaga penyaluran tetap lancar. Stok per 3 Juni 2026 itu terdiri dari Urea 19.017 ton, NPK 21.768 ton, Organik 3.719 ton, ZA 636 ton, dan SP-36 sebanyak 233 ton.

Stok Tegal diklaim cukup untuk 3 minggu

Untuk wilayah Tegal, stok pupuk tercatat 1.693 ton. Rinciannya terdiri dari Urea 1.149 ton, NPK 317 ton, Organik 210 ton, dan ZA 17 ton.

Pupuk Indonesia menyebut jumlah tersebut cukup untuk mendukung kebutuhan musim tanam petani di Tegal. Ihwan mengatakan stok yang ada di gudang itu bisa mencukupi selama tiga minggu ke depan, sehingga petani diminta tidak khawatir soal pupuk bersubsidi.

Source: www.pupuk-indonesia.com
Exit mobile version