PCMB 2026 Terguncang, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Pejabat Tikomdik Disdik Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas setelah kisruh Pemetaan Calon Murid Baru 2026 memicu keluhan dari banyak orangtua siswa. Ia menonaktifkan sementara Kepala UPTD Tikomdik Dinas Pendidikan Jawa Barat dan mengalihkan urusan teknis ke Diskominfo Jabar.

Masalah utama muncul saat sistem pendaftaran sulit diakses dan sejumlah akun calon murid belum bisa diverifikasi. Dedi menyebut gangguan itu membuat data tidak terbaca, sementara sebagian peserta program Sekolah Maung juga harus mendaftar ulang lewat jalur biasa.

Sidak ke Disdik Jabar

Keputusan itu diambil setelah Dedi datang langsung ke Kantor Disdik Jabar di Jalan Radjiman, Kota Bandung, dan mendengar keluhan warga. Ia melihat langsung dampak gangguan sistem terhadap orangtua siswa yang hendak mengurus pendaftaran.

Dedi lalu meminta Kepala BKD Jabar menonaktifkan sementara Kepala UPTD Tikomdik, Suhendar. Ia juga menyampaikan bahwa pejabat tersebut dinonaktifkan untuk sementara waktu sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Sistem dinilai tidak tersambung

Dedi menilai sistem yang dipakai bermasalah karena tidak tersambung dengan sistem yang sudah dibuat Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat. Menurutnya, kondisi itu menjadi salah satu penyebab PCMB 2026 terganggu.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jabar sejak awal sudah menetapkan semua aplikasi pemerintah harus dibuat dan dikelola Diskominfo. Karena itu, dinas atau unit lain tidak boleh membuat sistem sendiri.

Penanganan teknis dipindah ke Diskominfo

Untuk sementara, urusan teknis SPMB 2026 akan kembali ditangani Diskominfo Jabar. Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jabar, Mark Aditya, ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Kepala UPTD Tikomdik sampai ada pejabat baru yang definitif.

Dedi juga menekankan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 yang dibuka 15 Juni mendatang harus ditangani orang yang paham teknologi. Ia ingin masalah yang sama tidak terulang pada tahap penerimaan murid baru berikutnya.

PCMB jadi tahap awal pendataan

Dedi menjelaskan PCMB merupakan tahap awal untuk mendata seluruh calon siswa di sekolah negeri di Jawa Barat sebelum pendaftaran resmi SPMB dibuka. Data itu dipakai pemerintah untuk mengetahui sebaran calon siswa di tiap daerah.

Menurutnya, pemetaan tersebut penting agar pemerintah bisa membaca kebutuhan dan distribusi calon murid di seluruh sekolah negeri di Jawa Barat. Ia menegaskan tujuan PCMB adalah memetakan seluruh siswa di sekolah-sekolah negeri di provinsi tersebut.

Source: bandung.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button