
Pemerintah Kota Madiun menyiapkan perbaikan 100 rumah tidak layak huni atau RTLH pada tahun anggaran 2026 untuk warga kurang mampu. Program ini ditujukan agar hunian warga menjadi lebih layak, sehat, dan aman.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan perbaikan itu dibiayai melalui APBD. Ia menyebut pelaksanaan program akan mulai berjalan pada bulan ini.
Pemerintah kota menilai rumah layak sebagai kebutuhan dasar warga. Hunian yang layak juga dipandang menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera.
Karena itu, Pemkot Madiun terus mendorong program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Perbaikan RTLH menjadi salah satu fokus, baik yang bersumber dari pemerintah pusat, APBD, TNI, Polri, maupun kerja sama atau CSR dengan instansi pemerintah dan swasta.
F Bagus Panuntun berharap bansos RTLH dapat meningkatkan kualitas hidup warga Kota Madiun. Ia juga berharap penerima manfaat bisa segera menempati rumah yang lebih aman dan lebih baik untuk mendukung kesehatan keluarga.
Selain perbaikan RTLH, Pemkot Madiun juga menyiapkan bantuan sosial pembangunan jamban sehat atau jambanisasi sebanyak 50 unit pada 2026. Dengan demikian, total bantuan yang disiapkan mencapai 150 unit untuk RTLH dan jamban.
Rinciannya terdiri dari 34 RTLH dan 11 jambanisasi di Kecamatan Kartoharjo. Lalu 31 RTLH dan 21 jambanisasi di Kecamatan Taman, serta 35 RTLH dan 18 jambanisasi di Kecamatan Manguharjo.
Source: jatim.antaranews.com








