Calon siswa SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah mulai berebut kursi sekolah tujuan lewat pendaftaran daring yang dibuka sejak Senin (15/6/2026). Momen ini menjadi tahap paling krusial dalam SPMB Jawa Tengah 2026 karena menentukan pilihan sekolah sekaligus jalur seleksi yang diikuti.
Proses pemilihan sekolah berlangsung melalui laman resmi spmb.jatengprov.go.id dan dijadwalkan hanya empat hari hingga 18 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menambah kapasitas sistem teknologi informasi untuk mengantisipasi lonjakan akses selama masa seleksi.
Pemantauan langsung di lapangan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung memantau kesiapan pendaftaran dengan mengunjungi Posko SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan SMA Negeri 3 Kota Semarang pada Sabtu (14/6/2026). Dari hasil peninjauan itu, kendala teknis yang paling sering muncul adalah kesulitan masyarakat dalam mengoperasikan aplikasi pendaftaran.
Menurut Luthfi, banyak pendaftar belum lancar saat unggah data dan mengisi kebutuhan administrasi digital lainnya. Namun, petugas di posko langsung membantu agar hambatan itu tidak mengganggu jalannya seleksi.
Pemerintah daerah menegaskan semua kendala teknis harus diselesaikan segera di posko. Langkah ini diambil agar proses pendaftaran tetap berjalan lancar dan tidak menghambat hak calon murid untuk memilih sekolah.
Empat jalur masuk dan syarat unggah dokumen
Seleksi SPMB Jateng 2026 dibagi ke dalam empat jalur masuk, yaitu Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi, dan Jalur Prestasi. Setiap calon murid perlu menyesuaikan pendaftaran dengan jalur yang dipilih saat mengisi sistem daring.
Calon murid juga wajib mengunggah sejumlah dokumen digital dengan ukuran maksimal 1 MB per file. Dokumen itu meliputi ijazah SMP atau surat keterangan lulus, akta kelahiran dengan batas usia maksimal 21 tahun per 1 Juli tahun berjalan, Kartu Keluarga, dan pakta integritas orang tua.
Ahmad Luthfi menyebut SPMB sebagai bentuk pelayanan publik yang harus memberi hak dan kesempatan setara bagi seluruh calon siswa. Ia juga menekankan bahwa siswa yang mendaftar merupakan aset bagi provinsi pada masa mendatang.
Tahap berikutnya setelah pendaftaran ditutup
Setelah masa pendaftaran dan pemilihan sekolah berakhir, hasil seleksi akhir SPMB Jateng 2026 dijadwalkan diumumkan serentak pada 21 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian wajib melakukan daftar ulang pada 22 hingga 25 Juni 2026.
Dengan sistem yang dipadukan antara layanan daring dan bantuan langsung di posko, proses seleksi tahun ini diarahkan agar lebih tertib dan tetap mudah diakses. Pemerintah daerah berharap calon siswa bisa memilih sekolah sesuai kompetensi tanpa terkendala masalah teknis di tengah padatnya pendaftar.
Source: www.pdiperjuanganbali.id






