Jatim Tembus 122,6 Pada Mei 2026, Keyakinan Konsumen Melampaui Nasional Di Tengah Tekanan Global

Indeks Keyakinan Konsumen di Jawa Timur kembali mencatat level optimistis yang kuat pada Mei 2026. Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan angkanya menembus 122,6, melampaui batas 100 yang menandakan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih terjaga.

Capaian itu juga berada di atas indeks nasional yang tercatat 120,9. Bank Indonesia menilai kepercayaan diri masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan beberapa bulan ke depan masih solid, meski sempat terkoreksi pada bulan sebelumnya.

Kondisi saat ini dan ekspektasi tetap menopang optimisme

Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Ibrahim menjelaskan bahwa kekuatan keyakinan konsumen ditopang oleh dua sisi utama. Keduanya adalah persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang.

Pada Mei 2026, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini atau IKE di Jawa Timur berada di level 116,2. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen atau IEK tercatat 129,0 dan keduanya masih masuk zona optimistis.

Meski demikian, kedua indikator itu tercatat lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. IKE sebelumnya berada di 120,9, sedangkan IEK mencapai 131,5.

Pendapatan, kerja, dan konsumsi barang tahan lama masih kuat

Ibrahim menyebut optimisme konsumen di Jawa Timur ditopang oleh tiga komponen utama. Ketiganya adalah Indeks Penghasilan Saat Ini, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama.

Menurut dia, ketiga komponen itu menunjukkan pendapatan masyarakat masih baik, peluang kerja tetap tersedia, dan konsumsi barang tahan lama masih terjaga. Pada kondisi IKE Mei 2026, seluruh komponen penyusunnya juga masih berada dalam zona optimistis.

Untuk IEK, dukungan datang dari tiga komponen lain yang tetap solid. Komponen itu meliputi Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha, Indeks Ekspektasi Penghasilan, dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja.

Gabungan ketiga faktor tersebut menggambarkan prospek aktivitas usaha, kenaikan pendapatan, dan peluang kerja ke depan yang masih diprakirakan baik. BI melihat fondasi itu menjadi penyangga utama optimisme konsumen di daerah tersebut.

Seluruh wilayah pantauan ikut menunjukkan keyakinan yang kuat

Secara spasial, seluruh kota dan kabupaten pantauan di Jawa Timur juga mencatat keyakinan konsumen yang tetap kuat. Wilayah yang dipantau mencakup Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember.

Kekuatan itu tercermin dari level IKE dan IEK di masing-masing wilayah yang tetap berada pada arah optimistis. Hal ini menunjukkan bahwa daya tahan keyakinan konsumen tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi menyebar di sejumlah kota pantauan.

Pola belanja rumah tangga masih didominasi konsumsi

Dari sisi pengelolaan keuangan, pendapatan masyarakat Jawa Timur pada Mei 2026 masih banyak digunakan untuk konsumsi. Porsinya mencapai 70,1%.

Porsi lain dialokasikan untuk pembayaran cicilan sebesar 11,7% dan tabungan 18,1%. Pola ini menggambarkan bahwa aktivitas konsumsi rumah tangga masih berjalan kuat di tengah situasi ekonomi global yang dinamis.

BI tetap mengingatkan perlunya mencermati dinamika ekonomi global, terutama eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi optimisme konsumen, meski untuk saat ini daya beli dan keyakinan masyarakat Jatim masih tergolong kuat.

Source: surabaya.bisnis.com

Terkait