Pemalang sedang punya daya tarik kuliner yang sulit dilewatkan, terutama bagi pencinta ikan bakar lesehan. Di sejumlah titik makan, aroma bakaran, suasana asri, dan ikan segar dari wilayah lereng Gunung Slamet menjadi kombinasi yang membuat banyak orang betah berlama-lama.
Pilihan ini juga cocok untuk makan bersama keluarga karena beberapa warung menawarkan area saung, tikar, hingga lingkungan yang ramah anak. Tiga spot berikut menonjol bukan hanya karena rasa, tetapi juga karena suasana makan yang nyaman dan karakter bumbu yang meresap.
Ikan Bakar Bu Ana, saung sawah yang tenang
Warung ini dikenal dengan tekstur ikan yang lembut dan tidak berbau tanah. Suasana makan terasa makin nyaman karena saungnya berada di tengah hamparan sawah hijau yang memberi kesan syahdu.
Menu andalan di tempat ini juga mendapat pujian lewat sambal terasi dadakan yang disebut sangat pedas dan kuat rasanya. Lokasinya ada di Jl. Raya Bantar Bolang Dukuh Tengah, Karangasem, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, dengan jam buka setiap hari pukul 09.00 hingga 19.00 WIB.
Area lesehannya dinilai ramah anak karena saung bersih dan dikelilingi pagar pembatas bambu. Harga ikan gurame dan patin bakar berkisar Rp40.000 hingga Rp85.000 per porsi, tergantung ukuran timbangan.
Warung Taman Agung "Bu Rini", bumbu madu yang kuat di lidah
Tempat ini mengandalkan proses pembakaran tradisional memakai arang kayu asli. Olesan bumbu gurih manis yang berulang kali membuat cita rasa ikan bakar terasa meresap sampai ke bagian dalam.
Salah satu menu yang paling menonjol adalah Gurame Bakar Madu, dengan saus madu kental yang manisnya pas dan cocok dipadukan dengan cobek sambal pedas. Warung ini berada di Jl. Werkudoro, Bandelan 2, Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, dan buka setiap hari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Akses menuju lokasi disebut mudah karena berada di jalur utama Jalan Werkudoro. Area parkirnya juga luas, sehingga bisa didatangi dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warung Makan Ikan Bakar Lesehan Sigan, hidden gem di kawasan sejuk
Warung ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dan area saung tersembunyi di kawasan sentra nanas madu. Ciri utamanya ada pada ikan bakar dengan daging yang juicy, sementara bagian luarnya renyah dan garing.
Pengunjung juga menilai suasana pedesaannya sepi dan asri, sehingga cocok untuk makan sambil menenangkan diri. Lokasinya berada di Parud, Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, dengan jam operasional setiap hari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Tempat ini disarankan dikunjungi sekitar pukul 16.00 WIB agar bisa menikmati suasana sunset. Akses masuknya sedikit menyempit, tetapi tetap aman dilalui mobil pribadi ukuran MPV dengan bantuan papan petunjuk.
Tips singkat sebelum datang
Untuk Bu Ana, pembeli disarankan memilih sistem timbang ikan hidup agar porsi sesuai dan datang sebelum jam makan siang untuk menghindari antrean. Menu pendamping seperti tumis daun gingseng juga tersedia sebagai pelengkap.
Di Warung Bu Rini, pengunjung dianjurkan memanfaatkan parkir yang luas dan meminta lalapan segar ekstra jika diperlukan. Sementara di Sigan, jaket tebal menjadi pilihan yang tepat karena udara Belik cukup dingin pada malam hari.
Tiga spot ini menunjukkan bahwa kuliner ikan bakar lesehan di Pemalang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga suasana. Dari saung sawah, bumbu madu yang meresap, hingga hidden gem di pegunungan, semuanya menawarkan pengalaman makan yang berbeda namun sama-sama menggoda.
