Komisi III Dorong Investasi Tak Lagi Menumpuk di Satu Wilayah, Jabar Kejar Pemerataan Manfaat

Komisi III DPRD Jawa Barat mendorong pemerataan investasi agar arus modal tidak menumpuk di satu wilayah saja. Dorongan ini muncul seiring realisasi investasi Jawa Barat yang pada 2025 telah melampaui target pemerintah dan hampir mencapai Rp300 triliun.

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana menilai pemerataan penting supaya manfaat investasi bisa dirasakan lebih luas di seluruh daerah. Ia mengatakan target berikutnya bukan hanya menjaga capaian, tetapi juga memastikan nilai investasi tetap tumbuh melalui kemudahan dan kepastian iklim usaha.

Dorongan pemerataan agar dampak ekonomi lebih luas

Jajang menyebut pemerintah provinsi perlu memperluas sebaran investasi ke berbagai daerah di Jawa Barat. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan kawasan tertentu, tetapi juga mendorong pertumbuhan di wilayah lain.

Ia menegaskan investasi harus didukung oleh kemudahan perizinan dan kepastian hukum. Menurut dia, dua hal itu menjadi faktor penting agar investor tetap nyaman menanamkan modal di Jawa Barat.

Realisasi investasi sudah melampaui target

Jajang mengatakan capaian investasi Jawa Barat pada 2025 telah melewati target yang ditetapkan pemerintah. Nilainya bahkan sudah mendekati Rp300 triliun.

Menurut dia, capaian tersebut ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat menjadi lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, pemerintah daerah diminta menjaga momentum positif ini agar tidak berhenti di angka pencapaian semata.

Infrastruktur dan tenaga kerja ikut jadi perhatian

Selain perizinan dan kepastian hukum, Jajang menilai iklim investasi juga bergantung pada pembangunan infrastruktur. Ia juga menyoroti kualitas tenaga kerja sebagai faktor yang perlu terus diperkuat supaya investasi dapat berkembang lebih sehat.

Ia menyebut sektor industri pengolahan masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Industri manufaktur seperti otomotif, elektronik, dan tekstil berada di barisan depan dalam menopang kinerja daerah.

Di luar itu, sektor infrastruktur dan transportasi, perdagangan besar, konstruksi, serta pertanian juga memberi kontribusi signifikan. Karena itu, pemerataan investasi dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada satu sektor atau satu wilayah saja.

Source: jabar.antaranews.com

Terkait