Kenaikan pangkat 2.595 personel Polda Jawa Tengah dan jajaran periode 1 Juli 2026 tidak hanya menjadi momen penghargaan atas dedikasi, tetapi juga disertai gerakan kepedulian lingkungan. Setiap personel yang naik pangkat diwajibkan menanam empat bibit pohon tanaman keras di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dari kebijakan itu, sedikitnya 10.380 bibit pohon akan ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah. Jenis pohon yang ditanam meliputi mangga, jambu, rambutan, dan trembesi, sehingga gerakan ini diarahkan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Di Mapolda Jateng, upacara kenaikan pangkat digelar pada Kamis (2/7/2026) dan dipimpin langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Upacara tersebut diikuti 290 personel Mapolda Jateng yang naik pangkat, dengan kehadiran Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan para pejabat utama Polda Jateng.
Upacara serupa juga digelar di seluruh polres jajaran pada hari yang sama. Berdasarkan data yang dihimpun, total kenaikan pangkat di lingkungan Polda Jateng dan jajaran mencakup 21 personel perwira menengah, 6 personel perwira pertama, 248 personel bintara, dan 10 personel tamtama.
Pada periode ini, dua pejabat utama Polda Jateng juga menerima kenaikan pangkat pengabdian menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Mereka adalah Karo Log Polda Jateng Brigjen Pol Nirboyo dan Dirlantas Polda Jateng Brigjen Pol Pratama Adhyasastra.
Dalam amanatnya, Kapolda Jateng menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas masa pengabdian. Ia meminta seluruh personel menjadikannya sebagai amanah untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga mengajak personel menghayati filosofi Sang Damar Panuntun sebagai pedoman dalam bertugas. Ia menekankan pentingnya menjadi penuntun dan teladan, menjaga integritas, memperkuat soliditas, serta menunjukkan pengabdian terbaik di mana pun bertugas.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyebut gerakan penanaman pohon itu sebagai implementasi nyata dari semangat agar setiap capaian pengabdian membawa manfaat lebih luas. Menurut dia, kenaikan pangkat menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan.
Artanto mengatakan, penanaman empat pohon oleh setiap personel ingin menanamkan nilai bahwa setiap kehormatan harus diiringi kontribusi nyata. Ia menambahkan, lebih dari 10 ribu pohon yang ditanam di berbagai wilayah Jawa Tengah diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Ia juga menegaskan bahwa pohon yang ditanam hari ini bukan hanya simbol rasa syukur atas kenaikan pangkat. Gerakan ini dipandang sebagai investasi kebaikan untuk masa depan sekaligus bentuk kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang ikut menjadi bagian dari solusi bagi lingkungan dan kehidupan sosial.
Source: polreswonogiri.id






