Surabaya menjadi motor terbesar perjalanan domestik di Jawa Timur pada Mei 2026. Kota ini mencatat 2,74 juta perjalanan wisatawan nusantara, jauh di atas daerah lain dalam daftar 10 besar.
Mobilitas warga Jawa Timur juga menguat dibandingkan bulan sebelumnya. Total perjalanan wisatawan nusantara asal Jawa Timur mencapai 16,71 juta perjalanan, naik 13,46% dari April 2026.
Data Badan Pusat Statistik Jawa Timur menunjukkan lima besar berasal dari kombinasi kota metropolitan dan kabupaten penyangga aktivitas ekonomi. Surabaya sendiri menyumbang sekitar 16,39% dari seluruh perjalanan wisatawan nusantara asal Jawa Timur pada periode tersebut.
Posisi berikutnya ditempati Sidoarjo dengan hampir 2 juta perjalanan, sementara Kabupaten Malang, Gresik, dan Kota Malang bersaing ketat di kisaran 900 ribu perjalanan. Berikut rincian 10 daerah asal dengan jumlah perjalanan terbesar pada Mei 2026.
| Peringkat | Daerah Asal | Jumlah Perjalanan |
|---|---|---|
| 1 | Kota Surabaya | 2,74 juta |
| 2 | Kabupaten Sidoarjo | 1,95 juta |
| 3 | Kabupaten Malang | 945,38 ribu |
| 4 | Kabupaten Gresik | 942,77 ribu |
| 5 | Kota Malang | 931,44 ribu |
| 6 | Kabupaten Kediri | 635,26 ribu |
| 7 | Kabupaten Pasuruan | 620,50 ribu |
| 8 | Kabupaten Mojokerto | 591,32 ribu |
| 9 | Kabupaten Jombang | 536,86 ribu |
| 10 | Kabupaten Jember | 492,61 ribu |
1. Kota Surabaya
Kota Surabaya menempati urutan pertama dengan 2,74 juta perjalanan. Jumlah tersebut menjadikan Surabaya penyumbang sekitar 16,39% dari total perjalanan wisatawan nusantara Jawa Timur.
2. Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo berada di posisi kedua dengan 1,95 juta perjalanan. Selain besar secara volume, perjalanan dari Sidoarjo tumbuh 18,28% dibandingkan Mei tahun sebelumnya.
3. Kabupaten Malang
Kabupaten Malang mencatat 945,38 ribu perjalanan dan berada di peringkat ketiga. Angka ini menempatkannya sedikit di atas Kabupaten Gresik yang mengikuti di posisi selanjutnya.
4. Kabupaten Gresik
Kabupaten Gresik membukukan 942,77 ribu perjalanan pada Mei 2026. Selisihnya dengan Kabupaten Malang relatif tipis dalam persaingan kelompok tiga besar setelah Surabaya dan Sidoarjo.
5. Kota Malang
Kota Malang melengkapi lima besar dengan 931,44 ribu perjalanan. Daerah ini juga mencatat pertumbuhan tahunan 18,49%, lebih tinggi daripada pertumbuhan tahunan Sidoarjo.
6. Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri berada di urutan keenam dengan 635,26 ribu perjalanan. Capaian tersebut menempatkan Kediri sebagai daerah pertama di luar lima besar yang melampaui 600 ribu perjalanan.
7. Kabupaten Pasuruan
Kabupaten Pasuruan mencatat 620,50 ribu perjalanan wisatawan nusantara. Jumlah ini membuat Pasuruan berada tepat di bawah Kabupaten Kediri dalam daftar asal perjalanan terbanyak.
8. Kabupaten Mojokerto
Kabupaten Mojokerto membukukan 591,32 ribu perjalanan pada Mei 2026. Angka tersebut menempatkannya di posisi kedelapan di antara kabupaten dan kota asal perjalanan terbesar.
9. Kabupaten Jombang
Kabupaten Jombang mencatat 536,86 ribu perjalanan dan menduduki peringkat kesembilan. Jumlahnya berada di atas Kabupaten Jember yang menutup daftar 10 besar.
10. Kabupaten Jember
Kabupaten Jember mencatat 492,61 ribu perjalanan wisatawan nusantara. Dengan capaian itu, Jember menjadi daerah terakhir dalam daftar 10 asal perjalanan terbesar di Jawa Timur.
Pertumbuhan Perjalanan Tetap Menguat
Selain Sidoarjo dan Kota Malang, Kota Madiun mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi sebesar 32,66%. Namun, Kota Madiun tidak masuk dalam 10 daerah asal dengan jumlah perjalanan terbesar pada Mei 2026.
Besarnya perjalanan wisnus dari berbagai wilayah memperlihatkan peran mobilitas domestik bagi pariwisata Jawa Timur. Aktivitas ini menjadi ruang bagi pengembangan destinasi dan pergerakan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
Source: data.goodstats.id






