Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Jawa Tengah turun paling dalam pada pantauan 21 Juli 2026. Komoditas ini melandai Rp3.500 per kg atau 8,43 persen menjadi Rp38.000 per kg.
Di sisi lain, telur ayam justru mencatat kenaikan paling besar dalam daftar kebutuhan pokok tersebut. Harganya naik Rp1.050 per kg atau 4,33 persen ke level Rp25.300 per kg.
Perbedaan arah harga ini penting diperhatikan karena cabai dan telur menjadi dua komoditas yang pergerakannya cukup terasa bagi belanja rumah tangga. Harga eceran rata-rata sejumlah bahan pangan strategis juga berubah pada kelompok beras, bawang, daging, minyak goreng, hingga sayuran.
Penurunan cabai rawit merah dikaitkan dengan cuaca panas yang stabil di wilayah pertanian. Kondisi tersebut mempercepat masa petik dan meningkatkan pasokan cabai segar ke pasar tradisional di Jawa Tengah.
Rincian Harga Sembako per 21 Juli 2026
| Komoditas | Satuan | Harga | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Beras Premium | Kg | Rp17.450 | Naik Rp50 (0,29%) |
| Beras Medium | Kg | Rp15.850 | Tetap |
| Cabai Rawit Merah | Kg | Rp38.000 | Turun Rp3.500 (8,43%) |
| Cabai Merah Keriting | Kg | Rp32.800 | Turun Rp150 (0,46%) |
| Cabai Merah Besar | Kg | Rp35.250 | Turun Rp350 (0,98%) |
| Bawang Merah | Kg | Rp36.600 | Turun Rp650 (1,74%) |
| Bawang Putih | Kg | Rp39.150 | Turun Rp150 (0,38%) |
| Bawang Bombay | Kg | Rp35.600 | Naik Rp700 (2,01%) |
| Daging Ayam | Kg | Rp35.100 | Naik Rp50 (0,14%) |
| Daging Sapi | Kg | Rp149.750 | Naik Rp750 (0,5%) |
| Telur Ayam | Kg | Rp25.300 | Naik Rp1.050 (4,33%) |
| Minyak Goreng Curah | Kg | Rp20.150 | Naik Rp100 (0,5%) |
| Minyak Goreng Kemasan | Liter | Rp22.700 | Turun Rp100 (0,44%) |
| Gula Pasir | Kg | Rp17.500 | Tetap |
| Tepung Terigu | Kg | Rp12.000 | Turun Rp100 (0,83%) |
| Kentang | Kg | Rp17.700 | Naik Rp400 (2,31%) |
| Tomat | Kg | Rp14.000 | Naik Rp400 (2,94%) |
| Wortel | Kg | Rp13.100 | Naik Rp400 (3,15%) |
Cabai dan Bawang Kompak Melandai
Selain cabai rawit merah, cabai merah keriting turun Rp150 menjadi Rp32.800 per kg. Cabai merah besar juga turun Rp350 menjadi Rp35.250 per kg.
Kelompok bawang turut bergerak turun, meski besar koreksinya tidak sama. Bawang merah berada di Rp36.600 per kg setelah turun Rp650, sedangkan bawang putih turun Rp150 menjadi Rp39.150 per kg.
Kelancaran arus pasokan dari daerah hinterland produsen ke kota-kota di Jawa Tengah disebut membantu penyesuaian harga cabai di tingkat konsumen. Pergerakan pasokan itu membuat harga beberapa jenis cabai lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
Telur, Sayuran, dan Daging Mengalami Kenaikan
Kenaikan telur ayam sebesar Rp1.050 menjadi perubahan nominal yang paling menonjol di antara komoditas yang naik. Wortel juga naik 3,15 persen menjadi Rp13.100 per kg, sementara tomat meningkat 2,94 persen ke Rp14.000 per kg.
Bawang bombay naik Rp700 menjadi Rp35.600 per kg. Kentang bertambah Rp400 ke Rp17.700 per kg, sedangkan daging sapi naik Rp750 menjadi Rp149.750 per kg.
Daging ayam hanya bergerak naik Rp50 dan kini dibanderol Rp35.100 per kg. Minyak goreng curah juga naik Rp100 menjadi Rp20.150 per kg.
Beras dan Bahan Dapur Lainnya
Beras premium naik tipis Rp50 menjadi Rp17.450 per kg, sedangkan beras medium tetap di Rp15.850 per kg. Gula pasir juga tidak berubah dan bertahan pada Rp17.500 per kg.
Untuk minyak goreng kemasan, harga turun Rp100 menjadi Rp22.700 per liter. Tepung terigu turun Rp100 menjadi Rp12.000 per kg.
Perubahan harga pada komoditas yang naik disebut berkaitan dengan siklus pengiriman mingguan serta fluktuasi permintaan konsumen harian setempat. Pantauan harga ini menunjukkan bahwa pergerakan sembako di Jawa Tengah masih berbeda-beda pada tiap kelompok pangan.
Source: journalarta.com






