Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dijadwalkan selesai sebelum Ramadhan. Hal ini dilakukan supaya warga dapat menempati hunian yang aman dan nyaman sehingga mampu menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
BNPB bersama pemerintah Kabupaten Agam serta instansi terkait mempercepat pembangunan huntara di beberapa titik strategis. Tiga lokasi utama pembangunan huntara berada di Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia dengan 117 unit, Jorong Kayu Pasak Timur Nagari Salareh Aia sebanyak 88 unit, serta Jorong Jajaran Tantaman Nagari Tigo Koto Silungkang dengan 52 unit.
Target Penyelesaian dan Pemantauan Progres
Target penyelesaian ini disampaikan langsung oleh Enny Supartini, Tenaga Ahli Kepala BNPB PIC wilayah Kabupaten Agam. Ia berharap masyarakat terdampak bisa tinggal di huntara yang layak sebelum bulan Ramadhan tiba. Hal ini sejalan dengan pernyataan Sekretaris Utama BNPB, Rustian, saat meninjau pembangunan huntara di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat pada awal Januari 2026.
Rustian menegaskan bahwa seluruh pembangunan huntara di 13 kabupaten/kota terdampak di Sumatera Barat harus rampung sebelum Ramadhan. Ia menambahkan, aspirasi masyarakat akan hunian yang aman dan nyaman menjadi perhatian utama sehingga proses pembangunan dipercepat.
Standar Kualitas dan Fasilitas Huntara
Pembangunan huntara tidak hanya dikejar kecepatan penyelesaian, tetapi juga mengutamakan kualitas dan keamanan bangunan. Huntara dibangun dengan memperhatikan standar teknis kebencanaan supaya tahan terhadap risiko bencana di masa depan. Selain itu, setiap unit hunian dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jaringan listrik agar kehidupan masyarakat tetap nyaman.
Sinergi Berbagai Pihak dalam Pembangunan
BNPB menggandeng berbagai instansi untuk pelaksanaan pembangunan huntara, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Agam, Kodim, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, Batalyon Zeni Tempur, dan Batalyon Zeni Konstruksi. Kolaborasi ini juga melibatkan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan efisien dan hasilnya dapat langsung dimanfaatkan warga terdampak.
Lokasi dan Jumlah Huntara di Palembayan
- Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia: 117 unit
- Jorong Kayu Pasak Timur Nagari Salareh Aia: 88 unit
- Jorong Jajaran Tantaman Nagari Tigo Koto Silungkang: 52 unit
Pemantauan progres pembangunan huntara dilakukan secara intensif untuk memastikan semua target terpenuhi tepat waktu. Upaya ini bertujuan memberikan jaminan hunian yang layak bagi warga terdampak bencana di Palembayan sebelum Ramadhan tiba.
Dengan selesainya pembangunan huntara, warga dapat kembali menata kehidupan dan beribadah puasa dalam kondisi hunian yang lebih aman dan kondusif. Penguatan kolaborasi lintas sektor terus dioptimalkan demi memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat pascagempa di Kabupaten Agam.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com