Forum Lalu Lintas Brebes Periksa Kelengkapan dan Kesehatan Sopir Bus untuk Kurangi Kecelakaan

Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Brebes bersama Forum Lalu Lintas Kabupaten Brebes melakukan inspeksi mendadak terhadap kelengkapan dan kesehatan sopir bus di Terminal Bus Tipe B Tanjung pada awal Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026 yang bertujuan menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas dan memastikan armada transportasi umum layak jalan serta aman bagi penumpang.

Dalam inspeksi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres Brebes, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, UPPD, dan Jasa Raharja memeriksa secara menyeluruh empat aspek krusial. Aspek yang diperiksa meliputi administrasi kendaraan seperti surat-surat dan SIM, aspek utama seperti sistem pengereman, penerangan, dan kondisi ban, serta aspek penunjang teknis lain termasuk alat pemadam kebakaran.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan pengemudi menjadi poin penting dalam kegiatan ini. Tim kesehatan melakukan cek tekanan darah, urin, dan gula darah untuk memastikan sopir dalam kondisi fit dan tidak mengidap penyakit yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Pemeriksaan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat faktor kesehatan pengemudi.

Dari sepuluh armada Bus Dedy Jaya yang diperiksa, sembilan di antaranya dinyatakan siap beroperasi dengan kondisi prima. Namun, ditemukan satu bus yang memiliki alat pemadam api ringan (APAR) kedaluwarsa sehingga tidak memenuhi standar keselamatan. Pengelola armada kemudian diminta segera melakukan perbaikan dan melengkapi persyaratan agar bus dapat kembali beroperasi dengan aman.

Forum Lalu Lintas Brebes juga mengajak para sopir bus untuk menjadi pelopor keselamatan. Selain pemeriksaan teknis dan kesehatan, mereka diberikan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Harapannya, pendekatan preventif ini mampu menekan angka kecelakaan fatal di wilayah tersebut, terutama menjelang masa mudik Lebaran yang diprediksi meningkatkan arus kendaraan.

Langkah sinergi antar instansi ini mencerminkan komitmen kuat dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Brebes. Keamanan penumpang transportasi umum menjadi prioritas utama dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan yang berpotensi menyebabkan korban jiwa dan luka berat.

Berikut beberapa poin penting pemeriksaan yang dilakukan dalam sidak kelengkapan dan kesehatan sopir bus:

1. Pemeriksaan administrasi kendaraan meliputi surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi sopir.
2. Pemeriksaan aspek utama seperti sistem pengereman, penerangan lampu, dan kondisi ban.
3. Pemeriksaan aspek penunjang teknis termasuk keberadaan alat pemadam api ringan yang masih berlaku masa pakainya.
4. Pemeriksaan kesehatan sopir meliputi cek tekanan darah, urin, dan gula darah oleh petugas Dinas Kesehatan.
5. Pemberian edukasi dan sosialisasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya preventif.

Kegiatan ini merupakan bagian penting untuk mendukung keselamatan transportasi umum dan meminimalkan angka kecelakaan fatal di jalan raya. Pemeriksaan rutin seperti ini perlu terus dilakukan agar standar keamanan tetap terjaga dan masyarakat merasa aman selama menggunakan jasa angkutan umum, terutama pada masa-masa sibuk seperti Lebaran yang akan datang.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com
Terkait