Cek Kelompok Desilmu Sekarang! Ini Pengaruh Desil terhadap Kesempatan Terima Bantuan Sosial

Pemerintah Indonesia menggunakan sistem desil untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 sebagai masyarakat termiskin hingga desil 10 bagi yang tergolong paling sejahtera. Posisi desil ini sangat penting karena menjadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan program lainnya.

Kelompok desil ini bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kementerian Sosial dan terintegrasi dengan data BPS. Pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan akurasi dalam penyaluran bantuan sosial. Semakin rendah angka desil yang dimiliki, semakin besar peluang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Pengelompokan Desil dan Kategorinya

Desil 1 merupakan kelompok 10 persen masyarakat paling miskin atau miskin ekstrem. Selanjutnya, desil 2 hingga desil 4 tergolong masyarakat miskin dan rentan miskin. Desil 5 menempati posisi ekonomi pas-pasan atau mendekati kelas menengah. Sementara desil 6 hingga 10 mencakup kelompok kelas menengah ke atas yang dianggap secara ekonomi sudah mandiri. Dengan pengelompokan ini, pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran pada yang benar-benar membutuhkan.

Pengaruh Desil pada Penerimaan Bantuan Sosial

Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025 mengatur penggunaan desil sebagai acuan pemberian bansos. Berikut ini rincian hak penerima manfaat berdasarkan kelompok desil:

  1. Desil 1–4 berhak menerima PKH (Program Keluarga Harapan).
  2. Desil 1–5 mendapatkan bantuan BPNT atau Program Sembako.
  3. Desil 1–5 juga berpotensi memperoleh bantuan PBI-JK berupa iuran BPJS Kesehatan.
  4. Desil 1–5 bisa menerima bantuan Program ATENSI jika lolos asesmen Kemensos.

Masyarakat di atas desil 5 biasanya tidak menjadi prioritas meskipun ada pengecualian melalui verifikasi lapangan. Dengan mekanisme ini, bantuan sosial diharapkan tepat sasaran untuk mengurangi kesenjangan sosial.

Kriteria yang Menyebabkan Penolakan Bantuan

Meski termasuk kelompok desil penerima bansos, seseorang masih bisa dinyatakan tidak berhak jika memenuhi syarat tertentu. Contohnya adalah data identitas yang tidak terkonfirmasi, data tidak valid, penerima bantuan sudah meninggal, atau status sebagai ASN, TNI, Polri, pejabat negara, maupun pegawai BUMN/BUMD. Anggota keluarga yang bekerja pada sektor tersebut juga tidak memenuhi syarat. Kebijakan ini bertujuan supaya bantuan sosial hanya diterima oleh yang betul-betul membutuhkan.

Cara Cek Kelompok Desil dan Status Bantuan Sosial

Masyarakat dapat memeriksa desil dan status bansos melalui dua cara resmi yang mudah diakses. Pertama, memakai aplikasi Cek Bansos Kemensos yang dapat diunduh di Play Store atau App Store. Setelah mendaftar dan mengunggah data seperti NIK, KK, KTP, dan swafoto, pengguna bisa melihat informasi desil dan bantuan sosial yang diterima.

Kedua, dapat mengunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id. Pengguna perlu mengisi data identitas dan lokasi administrasi (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa), serta memasukkan kode captcha. Hasil pencarian akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan secara jelas.

Pendaftaran dan Perbaruan Data Penerima Bantuan

Kemensos membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki data desil tidak sesuai untuk memperbarui melalui jalur resmi desa/kelurahan atau dinas sosial di daerah. Selain itu, pendaftaran juga bisa dilakukan mandiri lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kemensos, Joko Widiarto, pada awal Februari 2026.

Langkah ini sangat penting agar masyarakat tidak kehilangan hak atas dukungan sosial yang bisa membantu meringankan beban hidupnya. Oleh karena itu, mengecek dan memperbarui data kondisi ekonomi tetap menjadi hal yang krusial.

Memahami dan mengecek kelompok desilmu dapat memberikan gambaran jelas mengapa kamu lolos atau tidak dalam program bantuan sosial. Jangan ragu melakukan verifikasi data agar penerima bansos tepat sasaran dan manfaatnya maksimal untuk kesejahteraan bersama.

Sumber: Kompas.com (2026). “Apa Itu Desil? Cek Kelompok Desilmu, Ini Pengaruhnya ke Bansos.”

Berita Terkait

Back to top button