Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Kepulauan Riau pada 18 Februari 2026 akan didominasi oleh kondisi berawan dan hujan ringan. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan relatif yang masih cukup tinggi.
Khusus untuk kota-kota utama seperti Batam dan Tanjung Pinang, BMKG menginformasikan kemungkinan hujan ringan sepanjang hari. Di Batam, suhu diperkirakan antara 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan 72–87 persen, sementara di Tanjung Pinang kelembapan berada di kisaran 71–86 persen.
Rincian Cuaca di Kabupaten-Kabupaten Kepri
Cuaca di kabupaten lain dalam wilayah Kepulauan Riau menunjukkan variasi namun cenderung basah. Kabupaten Bintan diprediksi berawan hingga hujan lokal dengan suhu sekitar 26–27 derajat Celsius. Kabupaten Karimun berpotensi mengalami hujan ringan dengan kelembapan mencapai 91 persen.
Kabupaten Lingga dan Kepulauan Anambas juga berisiko mengalami hujan ringan sepanjang hari, dengan kelembapan di atas 90 persen. Sedangkan Kabupaten Natuna cenderung berawan tebal dengan kelembapan mencapai 96 persen.
Peringatan Cuaca Ekstrem 17–23 Februari 2026
BMKG mengingatkan masyarakat Kepri untuk waspada terhadap kemungkinan hujan sedang hingga lebat pada periode 17–23 Februari 2026. Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan adanya perlambatan serta pertemuan angin atau konvergensi di sekitar perairan Kepulauan Riau.
Prakirawan BMKG Bandara Hang Nadim Batam menyatakan bahwa suplai uap air di lapisan bawah hingga menengah atmosfer cukup signifikan, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan terutama di siang hingga malam hari. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat bersifat lokal dan tidak merata.
Fenomena ini juga berpotensi disertai kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat, khususnya di wilayah pesisir. Oleh sebab itu, BMKG mengimbau masyarakat serta pengguna transportasi laut dan udara untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini demi keselamatan bersama.
Warga di kawasan dataran rendah diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan genangan air akibat curah hujan tinggi. BMKG juga memprediksi bahwa kondisi atmosfer yang labil di awal tahun 2026 akan menyebabkan perubahan cuaca secara tiba-tiba dan intensitas hujan yang fluktuatif.
Untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca terpercaya, masyarakat disarankan menggunakan aplikasi resmi InfoBMKG atau mengikuti kanal komunikasi resmi dari BMKG. Upaya ini penting agar masyarakat dan sektor transportasi dapat mengantisipasi potensi gangguan cuaca yang mungkin terjadi di wilayah Kepulauan Riau.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com




