Daftar Tunggu Haji Bandung Menembus 27 Tahun, Anak Daftar Umur 12 Baru Berangkat Usia Berapa?

Daftar tunggu haji di Kota Bandung kini mencapai sekitar 27 tahun dan membuat banyak calon jemaah perlu menghitung ulang rencana keberangkatan mereka sejak jauh hari. Data dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bandung menunjukkan jumlah pendaftar haji reguler sudah menembus lebih dari 45.000 orang, sehingga antrean terus memanjang.

Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan yang sering dicari calon orang tua dan keluarga muda, yaitu jika anak didaftarkan pada usia 12 tahun, kapan ia bisa berangkat haji. Berdasarkan simulasi yang disampaikan Kemenhaj Kota Bandung, pendaftar usia 12 tahun diperkirakan baru mendapat kesempatan berangkat saat berusia sekitar 39 tahun.

Antrean Haji Kota Bandung Semakin Panjang

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Bandung, Andi M Arief, mengatakan estimasi masa tunggu terbaru berada di kisaran 27 tahun. Ia menyebut kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kota Bandung, tetapi relatif merata di banyak daerah di Indonesia karena sistem antrean nasional ikut menyesuaikan daftar tunggu di tiap wilayah.

Andi menjelaskan, mekanisme penentuan antrean kini tidak lagi sekadar mengacu pada jumlah penduduk muslim di satu daerah. Sistem yang dipakai sekarang berbasis waiting list atau daftar tunggu di masing-masing provinsi serta kabupaten dan kota.

Dengan mekanisme itu, jumlah pendaftar yang terus bertambah menjadi faktor utama yang memperpanjang masa tunggu. Di Kota Bandung, jumlah calon jemaah haji reguler yang masuk daftar tunggu tercatat sudah lebih dari 45.000 orang.

Anak Daftar Usia 12 Tahun, Berangkat Saat Umur Berapa?

Simulasi usia keberangkatan menjadi salah satu perhatian terbesar dari daftar tunggu yang panjang ini. Menurut Andi M Arief, jika seseorang mendaftar haji pada usia 12 tahun, maka peluang keberangkatannya baru datang puluhan tahun kemudian.

Ia menyebut, dalam kondisi antrean saat ini, pendaftar usia 12 tahun diperkirakan bisa berangkat haji pada usia 39 tahun. Gambaran ini menunjukkan bahwa pendaftaran haji sekarang bukan hanya soal menyiapkan biaya, tetapi juga soal menyiapkan waktu yang sangat panjang.

  1. Daftar usia 12 tahun
  2. Estimasi masa tunggu sekitar 27 tahun
  3. Perkiraan usia berangkat: 39 tahun

Pendaftaran Haji Kini Bisa Dilakukan Sejak Dini

Kemenhaj Kota Bandung menyebut pendaftaran haji kini dibuka sepanjang tahun. Aturan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk mendaftarkan anak sejak usia dini, bahkan saat belum berumur 17 tahun, dengan menggunakan KTP orang tua.

Andi mengimbau masyarakat agar tidak menunda pendaftaran terlalu lama bila memang sudah berniat menunaikan ibadah haji. Menurut dia, semakin cepat mendaftar, semakin awal posisi calon jemaah masuk ke daftar antrean resmi.

Pendaftaran dilakukan dengan mendatangi kantor Kementerian Agama untuk melengkapi persyaratan administrasi. Setelah itu, calon jemaah melakukan setoran awal di bank penerima biaya haji yang telah ditunjuk.

Alur Pendaftaran dan Nomor Porsi

Setelah proses administrasi dan setoran awal selesai, calon jemaah akan menjalani validasi data. Dari tahap itu, mereka kemudian memperoleh nomor porsi yang menjadi penentu posisi dalam antrean haji.

Nomor porsi ini penting karena menjadi acuan utama dalam sistem keberangkatan. Semakin cepat seseorang memiliki nomor porsi, semakin lebih awal posisinya dalam daftar tunggu dibanding pendaftar yang masuk belakangan.

Berikut alur umum pendaftaran haji yang disampaikan Kemenhaj Kota Bandung:

  1. Datang ke kantor Kementerian Agama untuk mengambil dan melengkapi syarat
  2. Melakukan setoran awal di bank penerima setoran haji
  3. Menunggu validasi data
  4. Mendapatkan nomor porsi
  5. Masuk ke daftar tunggu keberangkatan

Mengapa Daftar Tunggu Bisa Sangat Lama?

Panjang antrean haji terjadi karena kuota keberangkatan terbatas, sementara jumlah pendaftar terus meningkat setiap tahun. Situasi ini membuat waktu tunggu tidak bisa dipersingkat hanya dengan pendaftaran baru, karena sistem keberangkatan berjalan sesuai urutan nomor porsi.

Kondisi tersebut juga membuat perencanaan ibadah haji harus dilakukan sejak jauh hari, terutama bagi keluarga yang ingin mendaftarkan anak. Dalam praktiknya, pendaftaran lebih awal bisa membantu calon jemaah mengamankan posisi antrean lebih cepat meski keberangkatan tetap menunggu giliran kuota nasional.

Apa yang Perlu Dipahami Calon Jemaah

Bagi masyarakat yang baru mulai mempertimbangkan pendaftaran, informasi soal lama antrean menjadi penting untuk menyusun rencana keuangan dan keluarga. Daftar tunggu 27 tahun menunjukkan bahwa haji kini menuntut kesiapan administratif, finansial, dan kesabaran yang besar.

Kondisi di Kota Bandung juga menggambarkan situasi antrean haji di banyak daerah lain di Indonesia yang menghadapi jumlah pendaftar besar. Karena itu, pendaftaran sejak dini menjadi langkah yang banyak disarankan oleh petugas haji agar calon jemaah tidak semakin tertinggal dalam antrean yang terus bergerak lambat.

Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button