JULAINE Menang di AMWC, Inovasi Regeneratif yang Menggeser Standar Estetika

Nordberg Medical resmi meraih AMWC 2026 Award untuk kategori Best Regenerative Aesthetics Solution lewat produk injeksi berbasis PLLA bernama JULAINE. Produk ini menonjol di antara sembilan finalis lain pada ajang Aesthetics Medicine and Anti-Aging World Congress, salah satu forum penting di industri estetika medis global.

Penghargaan itu memperkuat posisi JULAINE sebagai solusi yang mengedepankan pendekatan regeneratif dengan dukungan teknologi mikrosfer proprietari LASYNPRO. Pihak perusahaan menyebut pengakuan ini lahir dari kombinasi riset ilmiah dan pengalaman klinis yang telah mereka kumpulkan.

Apa yang membuat JULAINE berbeda

Nordberg Medical menjelaskan bahwa JULAINE menggunakan formulasi mikrosfer sferis yang homogen dengan permukaan halus dan ukuran optimal 20–50 mikron. Karakter ini diklaim membantu menjaga bentuk mikrosfer lebih lama selama proses degradasi, sehingga mendukung kinerja produk secara bertahap.

Dalam pernyataannya, CEO Nordberg Medical Jack Yu menilai penghargaan tersebut menjadi validasi atas kualitas dan keunikan teknologi yang mereka kembangkan. Ia menyebut pengakuan dari komite ilmiah dan dewan juri AMWC lahir dari dasar ilmiah dan pengalaman klinis yang kuat.

Larutan JULAINE yang sudah direkonstitusi juga diklaim tidak menghasilkan busa maupun debris. Produk ini dirancang agar mudah disuntikkan, menyatu halus ke dalam kulit, serta membantu proses regenerasi kolagen alami dengan respons inflamasi yang rendah.

Fokus pada regenerasi kulit

Pendekatan tersebut ditujukan untuk memberi hasil pada perbaikan tekstur kulit, penghalusan kerutan, dan pengencangan kulit. Dalam estetika medis modern, pendekatan regeneratif semakin banyak dicari karena tidak hanya menargetkan tampilan luar, tetapi juga mendukung proses biologis kulit.

Josine Bolenius, Vice-President Medical Affairs Nordberg Medical, mengatakan pihaknya akhirnya dapat menghadirkan solusi regenerative medical aesthetics yang baru dan unik. Ia menegaskan bahwa kebutuhan pasien terhadap perawatan regeneratif selama ini memang terus meningkat.

  1. Teknologi inti: mikrosfer proprietari LASYNPRO.
  2. Bahan aktif: PLLA atau poly-L-lactic acid.
  3. Ukuran mikrosfer: 20–50 mikron.
  4. Karakter larutan: tidak berbusa dan minim debris.
  5. Target manfaat: mendukung regenerasi kolagen, penghalusan kerutan, dan pengencangan kulit.

Jejak regulasi dan pasar Indonesia

JULAINE disebut telah memperoleh otorisasi regulasi di lebih dari 35 negara. Di Indonesia, Nordberg Medical sudah memiliki kantor perwakilan di Jakarta dan produk ini telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan sejak Desember 2024.

Pimpinan Nordberg Medical Indonesia, Eka Meliasari Khu, menegaskan bahwa inovasi berbasis ilmiah dengan bukti keamanan dan khasiat sangat penting bagi pasien di Indonesia. Ia menyebut kebutuhan terhadap perawatan regeneratif semakin nyata di pasar domestik.

Respons pelaku klinik estetika

Dari sisi praktisi, dr. Elfin, M. Biomed.(AAM) dan dr. Jeffri Setiawan, Dipl. AAAM, pendiri Dermaluxe Klinik, menilai penghargaan AMWC bukan hanya sebuah pengakuan. Menurut mereka, capaian itu juga menunjukkan standar di dunia estetika terus bergerak naik dan menuntut inovasi yang lebih kuat.

AMWC sendiri dikenal sebagai salah satu ajang internasional yang mempertemukan inovasi, riset, dan praktik klinis di bidang anti-aging dan estetika medis. Karena itu, kemenangan JULAINE di kategori Best Regenerative Aesthetics Solution memberi sinyal bahwa pasar mulai memberi perhatian besar pada produk yang menekankan regenerasi jaringan, bukan sekadar hasil instan.

Dalam konteks industri estetika, penghargaan ini dapat menjadi penanda bahwa teknologi injeksi berbasis sains masih punya ruang besar untuk berkembang. Bagi pasar Indonesia, kehadiran JULAINE yang sudah mengantongi izin edar dan dukungan data klinis bisa menjadi opsi baru bagi pasien yang mencari pendekatan perawatan kulit yang lebih regeneratif dan berbasis bukti.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id
Exit mobile version