Penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH bisa mengecek status pencairan tahap 2 langsung dari HP tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial. Pemeriksaan bisa dilakukan lewat situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/ dengan memasukkan nomor NIK KTP dan kode verifikasi yang muncul di layar.
Langkah ini memudahkan masyarakat untuk mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima manfaat pada periode pencairan berikutnya. Pemerintah juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh di ponsel, sehingga pengecekan status bantuan menjadi lebih cepat dan praktis.
Apa yang Dimaksud PKH Tahap 2
PKH tahap 2 merujuk pada periode pencairan bantuan sosial untuk triwulan kedua dalam satu tahun anggaran. Mengacu pada skema penyaluran Kemensos, tahap ini biasanya mencakup bulan April, Mei, dan Juni, dengan pencairan yang dilakukan secara bertahap.
Bantuan PKH tidak cair setiap bulan, melainkan disalurkan empat kali dalam setahun. Karena itu, penerima manfaat perlu mengecek status secara berkala agar tidak tertinggal informasi pencairan di wilayah masing-masing.
Jadwal Pencairan PKH 2026
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pencairan yang sama untuk semua daerah. Penyaluran biasanya mengikuti kesiapan data dan proses distribusi di lapangan, sehingga pencairan bisa terjadi pada minggu pertama hingga keempat di tiap tahap.
Berikut pembagian jadwal pencairan bansos PKH 2026:
| Tahap | Periode |
|---|---|
| Tahap 1 | Januari, Februari, Maret |
| Tahap 2 | April, Mei, Juni |
| Tahap 3 | Juli, Agustus, September |
| Tahap 4 | Oktober, November, Desember |
Dengan pola ini, penerima manfaat disarankan memantau pengumuman resmi dari Kemensos dan kanal informasi daerah. Pemantauan rutin penting karena waktu pencairan bisa berbeda antarwilayah.
Nominal Bantuan PKH Sesuai Kategori
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima. Dalam data yang dirujuk, terdapat delapan kategori utama dengan nominal tahunan dan per tahap yang berbeda.
- Ibu hamil: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Anak usia dini: Rp3 juta per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap.
- Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun atau Rp375.000 per tahap.
- Siswa SMA: Rp2 juta per tahun atau Rp500.000 per tahap.
- Disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap.
- Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600.000 per tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun atau Rp2,7 juta per tahap.
Data nominal ini penting untuk dipahami karena bantuan yang diterima setiap keluarga tidak selalu sama. Besaran dana mengikuti komponen yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau skema yang digunakan pemerintah saat penyaluran.
Cara Cek Bansos PKH Tahap 2 via HP Lewat Situs
Pengecekan melalui situs resmi Kemensos bisa dilakukan dalam beberapa menit. Pengguna hanya perlu menyiapkan NIK dari KTP dan memastikan koneksi internet stabil.
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Masukkan nomor NIK KTP dengan benar.
- Ketik empat huruf kode verifikasi yang tampil di kotak kode.
- Jika kode sulit dibaca, klik ikon untuk memuat kode baru.
- Tekan tombol “CARI DATA”.
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian sesuai nama dan wilayah yang diinput.
Hasil pencarian akan menunjukkan apakah seseorang tercatat sebagai penerima manfaat atau tidak. Jika data belum muncul, masyarakat disarankan memeriksa kembali keakuratan NIK dan wilayah domisili yang dimasukkan.
Cara Cek Bansos PKH Melalui Aplikasi
Selain situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store. Aplikasi ini membantu pengguna melihat status bantuan tanpa harus membuka browser di setiap pengecekan.
- Unduh aplikasi Cek Bansos.
- Pilih menu “Buat Akun” untuk pengguna baru.
- Isi data diri lengkap, termasuk NIK, nama, alamat, email, dan kata sandi.
- Unggah foto diri dan foto KTP.
- Klik “Buat Akun Baru” lalu tunggu proses verifikasi.
- Jika diminta, buka email untuk menyelesaikan verifikasi akun.
- Setelah masuk, buka menu “Profil” untuk melihat jenis bantuan yang terdaftar.
Metode ini bermanfaat bagi masyarakat yang ingin mengecek status bansos secara berkala dari ponsel. Dengan data yang diisi sesuai identitas resmi, sistem akan menampilkan informasi bantuan yang tercatat pada akun pengguna.
Source: bansos.medanaktual.com