Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan akan menelusuri dugaan aliran uang hasil pemerasan dalam pengurusan sertifikat Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. Uang itu diduga dipakai untuk membiayai kegiatan pencalegan DPR dari eks Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 2024.
Dugaan tersebut muncul dari keterangan terdakwa kasus pemerasan sertifikat K3 Kemenaker, Irvian Bobby Mahendro, dalam sidang di Pengadilan Tipikor. Dalam persidangan itu, Irvian menyebut Ida Fauziyah pernah meminta anak buahnya membiayai sejumlah kegiatan di daerah pemilihan DKI Jakarta II untuk mendukung pemenangannya menuju Senayan.
KPK Dalami Fakta Persidangan
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan seluruh fakta yang terungkap di persidangan akan dianalisis lebih lanjut oleh jaksa penuntut umum KPK. Ia juga menyebut penyidik masih membuka ruang untuk mendalami keterangan Irvian terkait dugaan uang haram yang mengalir ke kegiatan pencalegan Ida Fauziyah.
“Dari fakta-fakta yang terungkap di persidangan, tentu nanti dianalisis dan ditelaah oleh jaksa penuntut umum KPK,” ujar Budi di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Ia menegaskan perkara ini masih berjalan di tahap penyidikan.
Menurut Budi, kemungkinan pemanggilan Ida Fauziyah sebagai saksi juga masih terbuka. Namun, KPK belum menentukan kapan pemeriksaan itu akan dilakukan jika memang diperlukan untuk mengonfirmasi keterangan yang muncul di persidangan.
Perkara Masih Berjalan
Pernyataan KPK menunjukkan bahwa informasi dari persidangan tidak berhenti di ruang sidang saja, melainkan dapat menjadi bahan pengembangan perkara. Dalam kasus ini, penyidik dan jaksa penuntut umum KPK disebut masih menilai sejauh mana keterangan Irvian Bobby Mahendro relevan dengan aliran dana yang sedang ditelusuri.
Fokus penyidikan kini mengarah pada kemungkinan keterkaitan antara dugaan pemerasan sertifikat K3 dengan aktivitas politik pencalegan. Jika diperlukan, KPK menyatakan akan menginformasikan pemanggilan pihak-pihak terkait kepada publik setelah langkah pemeriksaan dijalankan.
