Sebanyak 73 calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui kloter 24 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS). Pelepasan dilakukan dari Mapolres Cianjur, Jawa Barat, oleh Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe, dengan suasana haru yang menyertai keberangkatan rombongan.
Para jemaah terlebih dahulu diberangkatkan menggunakan bus menuju Embarkasi Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan turut dihadiri jajaran Forkopimda serta keluarga jemaah yang mengantar keberangkatan mereka.
Kuota Haji Cianjur Berjumlah 73 Orang
Ramzi menyampaikan bahwa jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur tahun ini mencapai 73 orang berdasarkan perhitungan terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah. Ia menegaskan bahwa seluruh jemaah tersebut masuk dalam kloter 24 JKS.
“Kita memberangkatkan sebanyak 73 calon jemaah haji dari Kabupaten Cianjur kloter 24 JKS,” ujar Ramzi.
Pemerintah daerah menilai keberangkatan ini menjadi momen penting bagi masyarakat Cianjur yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji. Di sisi lain, pemerintah juga berharap kuota haji Cianjur pada tahun mendatang dapat bertambah seperti tahun-tahun sebelumnya yang sempat mencapai ribuan calon jemaah.
Sinergi Pemerintah dan Kepolisian
Ramzi menilai keterlibatan Polres Cianjur dalam proses pemberangkatan menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam melayani masyarakat. Menurut dia, kerja sama seperti ini penting agar seluruh rangkaian keberangkatan calon jemaah berjalan tertib dan nyaman.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi juga menegaskan bahwa kehadiran aparat dalam pelepasan jemaah merupakan bagian dari kolaborasi dalam kegiatan positif. Ia menyebut pelayanan kepada calon tamu Allah menjadi bentuk nyata kebersamaan antara aparat dan masyarakat di Cianjur.
“Kami dari Polres Cianjur ingin mewujudkan dan menunjukkan kepada semua orang bahwa di Kabupaten Cianjur seluruh aparatur, seluruh masyarakat, dan seluruh potensi masyarakat mampu mewujudkan sinergisitas dan kolaborasi dalam hal kebaikan,” kata Akhmad.
Pelayanan Dimulai Sejak Beberapa Hari Sebelumnya
Akhmad menjelaskan bahwa pelayanan kepada para jemaah sudah dilakukan sejak beberapa hari sebelum keberangkatan. Langkah itu diambil untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, lancar, dan tertib sampai rombongan meninggalkan Cianjur.
“Mulai dari dua hari yang lalu, kita melayani tamu Allah sebanyak 73 jemaah haji. Semoga ini menjadi trigger bagi semuanya untuk berlomba dalam kebaikan,” ucapnya.
Selain aspek teknis, perhatian juga diberikan pada kondisi para jemaah selama proses pemberangkatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kehadiran jemaah haji tertua dalam rombongan tersebut yang berusia 91 tahun.
Jemaah Tertua Berusia 91 Tahun
Meski telah lanjut usia, jemaah tertua dalam kloter 24 JKS itu disebut tetap menunjukkan semangat untuk menunaikan ibadah haji. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi petugas dan aparat yang mendampingi keberangkatan rombongan.
Akhmad menyampaikan harapan agar pelayanan yang diberikan bisa membantu jemaah menjalankan ibadah dengan baik selama berada di Tanah Suci. “Insyaallah kami berikan pelayanan yang terbaik, semoga beliau menjadi tamu Allah yang mulia dan mabrur,” ujarnya.
Keberangkatan 73 calon jemaah haji asal Cianjur ini menjadi penanda dimulainya perjalanan ibadah mereka menuju Tanah Suci. Rombongan kloter 24 JKS pun dilepas dengan doa, dukungan keluarga, dan pengawalan yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Source: www.beritasatu.com






