
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatra Utara berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang saat Hari Raya Iduladha, Rabu (27/5). Kondisi cuaca ini diperkirakan terjadi pada siang, sore, malam, hingga dini hari di beberapa kabupaten dan kota.
Prakirawan Balai BMKG Wilayah I, Endah Paramitha, di Medan, Selasa, menyebut cuaca Sumatra Utara pada pagi hari cenderung cerah berawan. Namun, perubahan cuaca diperkirakan muncul saat aktivitas masyarakat mulai meningkat pada siang hari.
Wilayah yang Berpotensi Hujan
Pada siang dan sore hari, hujan ringan diprakirakan turun di Deli Serdang, Asahan, Karo, Gunung Sitoli, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Serdang Bedagai, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, serta Toba dan sekitarnya.
BMKG juga mencatat, pada malam hari kondisi berawan masih berpotensi disertai hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatra Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Langkat dan sekitarnya.
Pada dini hari, peluang hujan ringan hingga sedang masih terbuka di beberapa wilayah. Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan menjadi daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang pada waktu tersebut.
Kondisi Suhu dan Angin
BMKG memperkirakan suhu udara di Sumatra Utara berada pada kisaran 15 hingga 33 derajat Celcius. Kelembaban udara diprakirakan berada di level 55 hingga 99 persen, sementara angin bertiup dari selatan ke timur laut dengan kecepatan 4 hingga 9 km per jam.
Kombinasi suhu, kelembaban, dan hembusan angin tersebut menunjukkan cuaca yang cukup dinamis sepanjang hari. Kondisi ini membuat masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan perkembangan cuaca harian.
Peringatan untuk Warga
Endah mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Daerah yang perlu mendapat perhatian adalah lereng barat, pantai barat, lereng timur, dan pegunungan Sumatra Utara.
BMKG menyebut kondisi tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Peringatan ini penting terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan serta masyarakat yang beraktivitas di jalur perjalanan antardaerah.









