Prabowo Janjikan Obat Generik Murah, Akses Kesehatan Ditargetkan Lebih Cepat

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mendorong ketersediaan obat murah agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Ia menyebut obat generik dengan harga rendah menjadi salah satu fokus agar layanan kesehatan nasional benar-benar terasa manfaatnya di lapisan bawah.

Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah ingin memastikan obat tidak lagi menjadi beban besar bagi rakyat yang membutuhkan layanan medis.

Obat generik murah jadi target awal

Prabowo mengatakan pemerintah akan mengupayakan obat-obatan yang semurah-murahnya untuk masyarakat. Ia juga berharap dalam satu tahun ini obat generik murah sudah mulai bisa diberikan kepada rakyat.

Dorongan itu muncul di tengah kebutuhan publik terhadap layanan kesehatan yang lebih terjangkau. Pemerintah menilai ketersediaan obat dengan harga ringan akan membantu masyarakat mengakses pengobatan tanpa harus menghadapi biaya yang memberatkan.

Tata kelola layanan harus bersih

Selain soal harga obat, Prabowo menekankan pentingnya integritas dalam pelayanan kesehatan. Ia mengingatkan agar tidak ada penyelewengan maupun korupsi dalam pelayanan kepada rakyat.

Pesan itu menunjukkan bahwa upaya memperbaiki layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas. Pemerintah juga menyoroti pentingnya pengawasan agar anggaran dan program kesehatan benar-benar sampai ke masyarakat.

Modernisasi rumah sakit dan puskesmas

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah sedang menjalankan modernisasi layanan kesehatan nasional. Program itu mencakup pembangunan dan renovasi rumah sakit, peningkatan fasilitas puskesmas, serta distribusi alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah di seluruh Indonesia.

Ia menyebut pemerintah telah membangun 22 RSUD pada 2025 dan berencana membangun 22 rumah sakit lainnya pada 2026. Pemerintah juga menargetkan pembangunan, renovasi, dan modernisasi 350 rumah sakit di seluruh kabupaten dalam tiga tahun mendatang.

Di sisi lain, pemerintah berkomitmen memperbaiki dan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia. Langkah ini diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat komunitas.

Akses cepat untuk kondisi darurat

Prabowo menegaskan seluruh langkah tersebut ditujukan agar masyarakat lebih cepat memperoleh layanan kesehatan. Fokus ini menjadi penting terutama untuk kasus medis yang memerlukan penanganan segera.

Ia menyinggung kondisi darurat yang bisa berujung fatal bila akses ke rumah sakit terlalu lambat. Menurutnya, situasi seperti pendarahan saat melahirkan harus segera diatasi melalui perbaikan layanan kesehatan yang merata.

Pemerintah menempatkan penguatan sektor kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Sasaran utamanya adalah memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, mendapat layanan kesehatan yang memadai dan obat yang lebih terjangkau.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button