Status desil dalam data bantuan sosial kini menjadi salah satu penentu penting bagi warga yang ingin tahu apakah namanya masuk prioritas penerima bansos Kemensos. Posisi ini juga bisa diperiksa dan diperbarui bila kondisi ekonomi yang tercatat ternyata sudah tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Secara umum, desil membagi masyarakat ke dalam kelompok kesejahteraan dari yang paling rendah hingga yang lebih mapan. Desil 1 berisi kelompok miskin ekstrem atau 10 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 6 sampai desil 10 masuk kelompok menengah hingga mampu.
Siapa yang Diprioritaskan
Warga di desil 1 sampai desil 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial. Desil 5 masih berpeluang menerima program tertentu, terutama yang berkaitan dengan jaminan kesehatan.
Pembagian ini juga dipakai untuk menyesuaikan jenis bantuan yang diterima. Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai ditujukan untuk desil 1 sampai 4, sedangkan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, Atensi, dan bantuan sosial lain dari Kemensos dapat menjangkau desil 1 sampai 5 atau mengikuti hasil verifikasi pemerintah.
Sebaliknya, masyarakat yang berada di desil 6 hingga 10 umumnya tidak lagi menjadi prioritas bansos. Kelompok ini dinilai memiliki kondisi ekonomi yang lebih stabil dibandingkan kelompok desil bawah.
Cara Cek Desil Lewat Website
Pengecekan status desil bisa dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Pengguna perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan, lalu memasukkan NIK dan kode captcha sebelum menekan tombol Cari Data.
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan informasi status penerima bantuan sosial beserta kategori desil yang tercatat. Jika kolom desil menunjukkan angka 1, 2, 3, atau 4, warga tersebut berpotensi menjadi penerima bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Desil Lewat Aplikasi
Pemeriksaan juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store. Pengguna perlu membuat akun dengan data NIK dan Kartu Keluarga, lalu mengunggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi.
Setelah login, pengguna dapat memilih menu Cek Bansos dan memasukkan data yang diminta. Aplikasi kemudian menampilkan status bansos dan kategori desil keluarga secara langsung.
Mengubah Desil Jika Data Tidak Sesuai
Bila data ekonomi yang tercatat dianggap tidak sesuai, pembaruan bisa diajukan lewat HP melalui aplikasi Cek Bansos. Setelah login, pengguna memilih menu Usul Sanggah atau pembaruan data, lalu menekan Request Pembaruan Data dan mengisi informasi terbaru tentang pekerjaan, penghasilan, serta kondisi rumah.
Pengajuan juga perlu dilengkapi dokumen pendukung seperti foto rumah atau bukti kondisi ekonomi. Setelah dikirim, proses berikutnya adalah verifikasi oleh petugas.
Perubahan desil juga bisa dilakukan secara offline dengan datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Pemohon perlu membawa KTP, Kartu Keluarga, dan dokumen pendukung lain untuk diajukan pembaruan data.
Petugas akan memeriksa data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation atau SIKS-NG. Jika ditemukan ketidaksesuaian, data akan diajukan untuk diperbarui, lalu warga diminta menunggu verifikasi dan survei lapangan apabila diperlukan.
Apa Saja yang Menentukan Desil
Penentuan status desil tidak hanya melihat penghasilan. Pemerintah juga mempertimbangkan kondisi rumah dan fasilitas dasar, kepemilikan aset seperti kendaraan atau lahan, akses pendidikan dan kesehatan, jumlah tanggungan keluarga, serta keberadaan anggota keluarga yang rentan seperti lansia, balita, atau penyandang disabilitas.
Karena itu, pembaruan data menjadi penting ketika kondisi keluarga sudah berubah tetapi catatan masih menempatkan rumah tangga pada kategori yang tidak sesuai. Dengan pengecekan yang benar dan pembaruan data yang lengkap, penyaluran bantuan dapat diarahkan lebih tepat sasaran.







