Demo di Tiga Titik Jakarta Pusat Siap Bikin Macet, Polisi Kerahkan 1.069 Personel

Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di tiga titik kawasan Jakarta Pusat pada Kamis, 9 Juli 2026. Untuk mengantisipasi gangguan arus lalu lintas dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan, kepolisian menyiagakan 1.069 personel gabungan di lokasi.

Pengamanan itu melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek. Dengan sebaran massa di beberapa titik, rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

3 Lokasi Aksi Diwanti-wanti Memicu Kepadatan

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebut aksi pertama digelar oleh Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia dan sejumlah elemen massa lainnya di wilayah Gambir. Kegiatan itu direncanakan mulai pukul 10.00 WIB.

Adapun dua aksi lain akan digelar oleh Federasi Serikat Pekerja (F-SP) Global Indonesia. Unjuk rasa itu rencananya berlangsung di depan Kedutaan Besar Jepang pada pukul 10.00 WIB dan di depan Kedutaan Besar Jerman pada pukul 11.00 WIB, keduanya berada di Jalan MH Thamrin.

LokasiPenggerak AksiWaktu
Wilayah GambirGerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia dan elemen massa lainnya10.00 WIB
Depan Kedutaan Besar Jepang, Jalan MH ThamrinFederasi Serikat Pekerja (F-SP) Global Indonesia10.00 WIB
Depan Kedutaan Besar Jerman, Jalan MH ThamrinFederasi Serikat Pekerja (F-SP) Global Indonesia11.00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Polisi menyampaikan bahwa penerapan pengaturan lalu lintas tidak akan dilakukan secara seragam sejak awal. Langkah itu akan disesuaikan dengan jumlah massa yang hadir di masing-masing titik unjuk rasa.

Masyarakat juga diminta menghindari kawasan sekitar lokasi aksi untuk mengurangi risiko kemacetan. Imbauan ini menjadi penting karena seluruh titik berada di kawasan padat aktivitas dan berada di jalur utama pergerakan warga.

Dengan pengamanan gabungan dan skema lalu lintas yang fleksibel, kepolisian berupaya menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berjalan tanpa mengganggu mobilitas publik secara berlebihan. Informasi ini disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan diberitakan www.medcom.id mengutip Antara.

Source: www.medcom.id
Terkait