7 Hektare Gambut di Rokan Hilir Terbakar, Pemadaman Terkendala Sinyal Lemah

Kebakaran hutan dan lahan kembali meluas di Riau, kali ini membakar sedikitnya 7 hektare lahan gambut di Desa Pulau Serdang, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir. Titik api itu ditemukan lewat patroli udara dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim pemadam darat.

Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra menyebut upaya pemadaman sudah dimulai, tetapi akses menuju lokasi dan komunikasi di lapangan belum sepenuhnya lancar. Kondisi itu membuat proses penanganan berlangsung lebih hati-hati sambil memastikan perimeter, sumber air, dan kondisi sebaran api.

Tim Manggala Agni Dikerahkan

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan satu regu Manggala Agni dari Daops Dumai telah diberangkatkan untuk memadamkan api. Ia menyampaikan langkah itu diambil setelah tim menerima temuan fire spot dari patroli udara.

Hingga Jumat (10/7) pukul 15.00 WIB, tim baru bisa menembus lokasi kejadian dan melakukan size up untuk memastikan akses, perimeter, sumber air terdekat, serta kondisi lapangan secara utuh. Pada tahap yang sama, drone juga diterbangkan untuk melihat gambaran lokasi kebakaran dari udara.

LokasiPerkiraan LuasKarakteristik LahanKondisi Penanganan
Desa Pulau Serdang, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir7 hektareTanah gambutTim pemadam darat, size up, drone, dan water bombing

Koordinasi Terganggu Sinyal Seluler Lemah

Ferdian juga menyoroti minimnya akses sinyal seluler di sekitar lokasi kebakaran. Kendala itu membuat pengiriman laporan dan koordinasi dengan markas komando menjadi lebih lambat dari kondisi ideal.

Di lokasi, tim pemadam disebut sudah lebih dulu bergerak dan operasi water bombing juga telah dilakukan. MediaIndonesia.com melaporkan, koordinasi lanjutan masih terus disusun agar pemadaman bisa menjangkau area yang terbakar secara lebih efektif.

Karhutla di wilayah Riau bukan kali pertama terjadi dan lahan gambut kerap menjadi titik rawan karena api sulit dipadamkan tuntas. Dalam kasus di Rokan Hilir ini, fokus utama petugas adalah memastikan api tidak meluas sambil mengatasi hambatan akses dan komunikasi di lapangan.

Source: mediaindonesia.com
Terkait