Ledakan keras di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, membuat satu orang meninggal dunia dan merusak sejumlah bangunan di sekitarnya. Insiden pada Minggu (12/7) itu juga menghancurkan sebuah toko bangunan, rumah warga, dan sebuah masjid.
Kepastian soal satu korban tewas disampaikan Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya. Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan sumber utama ledakan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Masih Telusuri Sumber Ledakan
Anom mengatakan kepolisian masih berkoordinasi dengan tim penjinak bom Polda Jabar untuk menelusuri penyebab kejadian. Menurut dia, kepastian penyebab ledakan baru bisa disampaikan setelah olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan.
Dalam keterangannya kepada Antara di Purwakarta, Anom menyebut ledakan terjadi di toko bangunan di Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa. Korban yang meninggal dunia diduga merupakan pegawai toko bangunan tersebut.
Suara Ledakan Terdengar Sangat Jauh
Warga sekitar menyebut suara ledakan sangat keras hingga terdengar sampai radius lebih dari 3 kilometer. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh bangunan yang diduga menjadi titik awal ledakan, tetapi juga ke permukiman di sekitarnya.
Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak, dan beberapa unit di antaranya ambruk akibat kuatnya ledakan. Sebuah masjid yang berada tepat di seberang jalan juga ikut terdampak oleh peristiwa itu.
| Fakta Utama | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat |
| Korban meninggal | 1 orang, diduga pegawai toko bangunan |
| Dampak bangunan | Toko bangunan hancur, 4 rumah warga rusak, masjid terdampak |
| Jangkauan suara | Disebut terdengar hingga lebih dari 3 kilometer |
Penyelidikan Berlanjut
Pihak kepolisian kini terus memeriksa sejumlah saksi mata untuk mengumpulkan keterangan pendukung. Hasil pemeriksaan itu nantinya akan disinkronkan dengan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab ledakan.
Ledakan tersebut menjadi perhatian warga karena dampaknya yang luas dan cepat, mulai dari kerusakan bangunan hingga jatuhnya korban jiwa. Sampai saat ini, kepolisian masih menahan diri untuk tidak menyimpulkan sumber ledakan sebelum seluruh pemeriksaan selesai.
