Arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean arah Blok M kini sudah kembali dibuka dan beroperasi normal setelah pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean selesai dilakukan. Kabar ini menjadi kabar lega bagi pengendara yang sempat terdampak penutupan total ruas jalan itu.
Penutupan sebelumnya memicu kemacetan di sejumlah titik sekitar, termasuk Jalan Gatot Subroto, Jalan Wijaya, Senopati, hingga Jalan Tutty Awaliyah. Proses penanganan dilakukan setelah JPO Tendean rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat.
Arus Lalu Lintas Sudah Dibuka Kembali
Melansir unggahan resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Instagram @dishubdkijakarta, pembongkaran JPO Tendean telah rampung. Dalam pernyataan yang dikutip www.medcom.id pada Rabu, 15 Juli 2026, disebutkan bahwa lalu lintas di Jalan Kapten Tendean arah Blok M kembali normal setelah proses pembongkaran selesai.
Pembukaan kembali ruas jalan ini menandai berakhirnya gangguan lalu lintas yang terjadi sejak penanganan JPO dilakukan. Dengan kondisi tersebut, pengendara yang melintasi kawasan Mampang sudah tidak lagi menghadapi penutupan total seperti sebelumnya.
Truk Alat Berat Tersangkut di JPO
Gangguan di Jalan Kapten Tendean bermula pada Selasa, 14 Juli 2026, ketika sebuah truk pengangkut alat berat tersangkut di JPO. Insiden itu terjadi di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan berdampak pada kerusakan struktur jembatan.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Raya Kapten Tendean, tepatnya di depan Hotel Terrazztree.
| Informasi | Detail | Keterangan |
|---|---|---|
| Lokasi insiden | Jalan Raya Kapten Tendean, depan Hotel Terrazztree | Mampang Prapatan, Jakarta Selatan |
| Waktu kejadian | Sekitar 01.00 WIB | Selasa, 14 Juli 2026 |
| Kendaraan | Truk Mitsubishi Taplooder B-9077-UFU | Dikemudikan Jony Anri Siahaan (28) |
| Dampak | JPO mengalami kerusakan | Tidak ada korban jiwa maupun luka |
Menurut Ojo, truk itu melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Kapten Tendean sambil membawa muatan alat berat di bagian belakang. Pengemudi diduga kurang mengantisipasi tinggi muatan yang dibawanya terhadap batas ketinggian JPO yang melintang di jalan.
“Sesampainya di lokasi, muatan alat berat yang diangkut oleh truk tersebut tersangkut pada fisik JPO,” kata Ojo dalam keterangannya di Jakarta. Benturan keras itu membuat struktur bangunan JPO mengalami kerusakan, sementara kondisi lalu lintas saat kejadian cenderung sepi.
Setelah pembongkaran selesai, aktivitas di Jalan Kapten Tendean kembali berjalan normal dan akses menuju kawasan tersebut kembali terbuka. Kondisi ini menjadi pemulihan penting setelah penutupan sempat membuat arus kendaraan menumpuk di jalan-jalan sekitar.
Source: www.medcom.id






