Nelayan Muda di Waikelo Hilang Setelah Jatuh dari Perahu, Pencarian Masih Berlangsung

Author: Qoo Media

Seorang nelayan muda di Perairan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu saat melepas pukat. Korban bernama Kristofel Dawa, 26, dan hingga Rabu (15/7) keberadaannya belum ditemukan.

Insiden ini terjadi saat ia melaut bersama kakaknya dan tiga nelayan lain. Operasi pencarian kemudian digelar melibatkan unsur gabungan, sementara keluarga dan warga setempat ikut menyisir area perairan yang gelap pada malam kejadian.

Kronologi Kejadian di Perairan Waikelo

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menjelaskan bahwa musibah itu terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 22.00 Wita. Laporan baru diterima tim SAR pada Selasa (14/7) pukul 14.25 Wita dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, Stef Malo.

Berdasarkan keterangan yang diterima mediaindonesia.com, korban berangkat melaut bersama kakaknya, Kornelis Topu Bani, dan tiga nelayan lain untuk menangkap ikan menggunakan pukat. Saat proses penurunan pukat berlangsung, korban diminta mendayung perahu, lalu beberapa saat kemudian sudah tidak terlihat di bagian belakang perahu.

Melihat adiknya menghilang, Kornelis berteriak meminta pertolongan kepada tiga rekan lainnya. Mereka sempat melakukan pencarian mandiri dengan cara menyelam di sekitar lokasi, tetapi hasilnya nihil karena korban tidak bisa berenang dan kondisi perairan saat itu gelap.

Informasi Kunci Keterangan
Nama korban Kristofel Dawa
Usia 26 tahun
Lokasi kejadian Perairan Waikelo, Sumba Barat Daya, NTT
Waktu kejadian Senin (13/7) sekitar pukul 22.00 Wita
Laporan diterima Selasa (14/7) pukul 14.25 Wita

Tim SAR Dikerahkan dari Waingapu

Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel rescue dari Pos SAR Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dikerahkan ke lokasi menggunakan satu unit kendaraan operasional dengan peralatan SAR lengkap. Mereka tiba di Waikelo pada pukul 23.35 Wita setelah menempuh perjalanan darat sekitar sembilan jam.

Operasi pencarian intensif dilanjutkan pada Rabu (15/7) mulai pukul 07.00 Wita. Selain personel Pos SAR Waingapu, pencarian juga melibatkan BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya, KP3 Laut Waikelo, Polres Sumba Barat Daya, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir area perairan Waikelo untuk menemukan keberadaan Kristofel Dawa. Tim SAR belum mengumumkan hasil pencarian, sementara fokus utama masih diarahkan pada penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan terjatuh.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru