Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan terus membesar seiring kemarau yang belum mereda. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat 2.481 titik panas atau hotspot yang tersebar di wilayah itu.
Jumlah hotspot tersebut menunjukkan suhu panas bumi yang tinggi, tetapi tidak otomatis sama dengan total kejadian kebakaran di lapangan. Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyampaikan hal itu saat menjelaskan perkembangan karhutla pada Kamis (16/7).
81 kejadian, 221,39 hektare lahan terbakar
Di tengah meningkatnya sebaran titik panas, BPBD mencatat 81 kejadian karhutla yang telah menghanguskan sekitar 221,39 hektare lahan. Data ini memperlihatkan tekanan penanganan yang semakin berat di sejumlah wilayah rawan.
Wilayah selatan Kalsel menjadi kawasan yang paling rentan terhadap kebakaran. Beberapa titik krusial berada di sekitar Kota Banjarbaru yang berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor dan Kabupaten Tanah Laut, termasuk Cempaka, Kiram, sebagian Bati-Bati, Liang Anggang, Pengayuan, hingga Kurau.
Ring prioritas penanganan karhutla
| Ring | Wilayah | Fokus | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Ring 1 | Kota Banjarbaru, sebagian Kabupaten Banjar, sebagian Kabupaten Barito Kuala, sebagian Kabupaten Tanah Laut | Paling utama | Memiliki objek vital Bandara Internasional Syamsudin Noor |
| Ring 2 | Sebagian Barito Kuala, Tapin, HSS, HSU, HST, hingga Tabalong | Menengah | Berada lebih ke utara |
| Ring 3 | Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kota Baru | Pendukung | Tetap masuk dalam skema penanganan |
Ronny menjelaskan pembagian ring ini dibuat agar respons penanganan lebih cepat pada area yang paling berisiko. Fokus utama berada di ring 1 karena kawasan tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas bandara dan harus dijaga agar kebakaran tidak mengganggu penerbangan.
Sejumlah kendala juga masih ditemui di lapangan, terutama soal akses menuju titik kebakaran. Salah satu lokasi yang disebut mengalami hambatan penanganan adalah kawasan hutan Gunung Raja di Tanah Laut.
Meski begitu, seluruh posko karhutla di 13 kabupaten dan kota di Kalsel kini telah aktif penuh. BPBD juga menyiagakan sarana dan prasarana pendukung, termasuk 7 posko di sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor.
MediaIndonesia.com melaporkan, pengaktifan seluruh posko itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalian karhutla di tengah cuaca kering yang memicu meluasnya titik panas. Dengan kondisi seperti ini, kewaspadaan tetap menjadi kunci agar sebaran api tidak semakin besar di wilayah-wilayah rawan.
