Israel Menduga Uranium Iran Dipindah ke Pickaxe, Trump Ancam Serangan Keras

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menyerang lokasi yang diduga menjadi tempat pemindahan sentrifus dan cadangan uranium Iran. Ancaman itu muncul setelah Israel meyakini sebagian aset penting dalam Program Nuklir Iran dipindahkan ke fasilitas bawah tanah Pickaxe Mountain.

Trump mengatakan serangan dapat dilakukan dalam waktu dekat dan Iran tidak akan mampu menghalanginya. Pernyataan tersebut menambah tekanan terhadap Teheran setelah konflik Israel-Iran yang berlangsung selama 12 hari pada Juni tahun lalu.

Ancaman Trump terhadap lokasi bawah tanah

Dalam respons atas pertanyaan mengenai kemungkinan pemindahan sentrifus Iran ke Gunung Pickaxe di wilayah Natanz, Donald Trump menyatakan AS akan bertindak keras. Pernyataan itu dikutip Al Jazeera dan CNN International pada Selasa (21/7/2026).

“Kami akan menyerang area itu dengan sangat keras, mungkin dalam waktu dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya,” kata Trump. Ia menambahkan bahwa biasanya dirinya tidak akan mengungkapkan rencana seperti itu bila lawan masih memiliki peluang untuk mencegahnya.

Trump menegaskan area tersebut akan menjadi sasaran dalam waktu dekat. Namun, tidak ada rincian mengenai waktu pasti, bentuk operasi, atau jenis persenjataan yang mungkin digunakan AS.

Israel memantau Pickaxe Mountain

Menurut informasi yang dikutip news.detik.com, Israel meyakini Iran memindahkan sentrifus canggih serta sebagian cadangan uranium ke fasilitas di selatan Teheran setelah perang 12 hari. Lokasi itu dikenal sebagai Pickaxe Mountain dan telah dipantau intelijen Israel selama berbulan-bulan atau lebih.

Fasilitas tersebut disebut sebagai salah satu lokasi nuklir utama Iran. Posisi bangunannya yang diperkuat dan berada jauh di bawah tanah membuatnya menjadi target sulit bagi AS maupun Israel.

Letaknya di kawasan tengah Iran juga membuat kemungkinan operasi darat menjadi sangat menantang. Kondisi itu membedakan Pickaxe Mountain dari sejumlah fasilitas nuklir Iran yang sebelumnya telah menjadi sasaran serangan.

FasilitasLokasi yang disebutStatus dalam perang sebelumnya
FordowIranDiserang AS
NatanzIranDiserang AS
IsfahanIranDiserang AS
Pickaxe MountainSelatan TeheranTidak diserang

Menjelang akhir perang tersebut, AS melancarkan serangan terhadap Fordow, Natanz, dan Isfahan. Pickaxe Mountain tidak termasuk dalam target serangan saat itu.

Cadangan uranium menjadi perhatian utama

Iran disebut memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya tinggi. Upaya menyingkirkan material itu tetap menjadi salah satu tujuan utama Israel dan AS dalam konflik tersebut.

Israel memperkirakan sebagian uranium itu telah dipindahkan ke Pickaxe Mountain. Sumber Israel mengatakan aktivitas dan pembangunan di lokasi tersebut meningkat setelah perang 12 hari pada Juni 2025.

CNN sebelumnya melaporkan Iran meningkatkan upaya untuk menutup akses menuju cadangan uranium yang mendekati tingkat mutu senjata. Langkah itu dilaporkan mencakup peruntuhan terowongan dan pemasangan jebakan ranjau peledak di pintu masuk.

Pada Desember, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada CNN bahwa terdapat sejumlah sinyal, pernyataan, dan pesan yang mengarah pada dugaan Iran sedang mempersenjatai diri kembali. Pejabat itu juga menyebut Iran meningkatkan kemampuan dan bersiap melakukan serangan.

Ancaman terbaru Trump kini menempatkan Pickaxe Mountain sebagai titik perhatian dalam ketegangan AS, Israel, dan Iran. Meski Israel menduga ada pemindahan aset nuklir ke lokasi itu, rincian mengenai jumlah material yang disebut telah dipindahkan tidak diungkapkan.

Source: news.detik.com
Terkait