Awas, Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan dan Rob di Utara Jawa Tengah

Author: Qoo Media

Cuaca di Jawa Tengah pada Sabtu (23/8) menunjukkan kondisi yang cukup cerah dengan langit berawan, namun warga di wilayah pesisir utara dan selatan diimbau untuk waspada terhadap fenomena air laut pasang (rob) dan gelombang tinggi. BMKG memperingatkan gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan selatan serta rob dengan ketinggian 0,9 hingga 1 meter di perairan utara, khususnya di pantai utara (Pantura) Jawa Tengah.

Rob Masih Terjadi di Pantura Jawa Tengah

Fenomena rob masih berlangsung di kawasan pesisir utara seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati. Ketinggian rob mencapai 0,9 sampai 1 meter menyebabkan banjir rob langsung merendam pemukiman, lahan pertanian serta tambak. Banjir tersebut juga berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk gangguan transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, dan budidaya perikanan serta petani garam.

Lessy Andari, prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, menghimbau warga agar selalu waspada terutama pada rentang waktu air pasang tinggi antara pukul 06.00 sampai 10.00 WIB. "Warga di daerah Pantura Jawa Tengah diharapkan tetap mewaspadai banjir rob karena ketinggian air laut yang masih tinggi," ujarnya.

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Selatan

Di sisi selatan Jawa Tengah, gelombang laut berlangsung cukup tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini menimbulkan risiko serius bagi pelayaran dan aktifitas perairan, terutama bagi kapal nelayan, tongkang, kapal barang, dan transportasi penumpang yang beroperasi di laut. Meningkatnya kecepatan angin yang dapat melebihi 15 knot menambah intensitas gelombang tinggi tersebut.

Menurut Lessy, meskipun cuaca di perairan selatan masih cerah dan berawan, kewaspadaan tetap diperlukan. "Aktivitas di laut harus memperhatikan kondisi gelombang yang bisa riskan," jelasnya.

Perkiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini

Prakiraan dari BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani melalui Arif N menyampaikan bahwa cuaca di wilayah Jawa Tengah pada umumnya cerah berawan di pagi hari, berubah menjadi berawan dan hujan ringan hingga sedang pada siang, sore, dan awal malam. Hujan diperkirakan terjadi terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah pesisir selatan.

Daerah-daerah yang berpotensi turun hujan antara lain Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Temanggung, Magelang, Bumiayu, dan Majenang. Sementara beberapa daerah selain itu hanya akan memperoleh hujan ringan dengan ketidakmerataan dalam waktu dan lokasi.

Kecepatan angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 25 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 18 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara antara 50 hingga 95 persen.

Imbauan dan Antisipasi

Warga pesisir utara disarankan untuk terus memantau perkembangan air pasang dan melaporkan kondisi banjir rob kepada petugas setempat. Sementara bagi komunitas nelayan dan pelayaran di perairan selatan disarankan memastikan keamanan kapal dan mematuhi peringatan dini terkait gelombang tinggi.

Aktivitas maritim di wilayah ini harus dilaksanakan dengan pengawasan ketat guna menghindari potensi kecelakaan dan kerusakan akibat kondisi gelombang tinggi dan rob yang masih berlangsung. Upaya koordinasi antara pemerintah daerah, BMKG, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengantisipasi dampak risiko cuaca ekstrem ini.

Terbaru