
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025. Acara pelantikan akan berlangsung di Istana Negara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, mulai pukul 15.00 WIB.
Gubernur Papua terpilih, Mathius D. Fakhiri, bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, telah tiba di lokasi pelantikan sekitar pukul 13.44 WIB. Keduanya hadir mengenakan pakaian dinas upacara namun enggan memberikan keterangan kepada awak media. Kehadiran mereka disambut dengan pengamanan ketat dan pengaturan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah.
Selain pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, agenda siang ini juga meliputi pengambilan sumpah sejumlah pejabat negara lain di lingkungan pemerintah pusat. Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, membenarkan bahwa Presiden Prabowo akan melantik beberapa tokoh penting dalam forum tersebut. “Gubernur Papua ya kemungkinan, Gubernur Papua,” ujarnya singkat saat ditemui wartawan.
Tak hanya itu, Prabowo juga dijadwalkan melantik Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua (KEPPP). Posisi strategis tersebut akan diisi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk. Kepada media, Iftitah mengungkapkan bahwa selain itu, ada pula pelantikan sejumlah kepala badan otonomi khusus Papua, meski detailnya belum diketahui secara lengkap.
Jadwal resmi pelantikan yang dilaksanakan hari ini pun lebih luas cakupannya. Selain pejabat daerah dan komite percepatan pembangunan, Presiden Prabowo juga akan langsung melantik sepuluh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk berbagai negara. Langkah ini menunjukkan semangat pemerintah dalam memperkuat diplomasi luar negeri sekaligus fokus pada pembangunan daerah-daerah dengan status khusus seperti Papua.
Pelantikan Gubernur dan Wagub Papua kali ini memiliki nilai penting mengingat Papua berada pada posisi strategis yang memerlukan kepemimpinan kuat dan dukungan kebijakan terintegrasi dari pemerintah pusat. Penunjukan Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen dipandang sebagai kelanjutan dari upaya pemerintah dalam menjalankan otonomi khusus dan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Mathius D. Fakhiri yang terpilih sebagai Gubernur diharapkan mampu menghadirkan sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menumbuhkan stabilitas yang kondusif bagi kemajuan ekonomi lokal. Bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, keduanya akan segera menapaki masa jabatan yang diyakini penuh tantangan sekaligus peluang.
Penguatan peran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua di bawah kepemimpinan Ribka Haluk juga diharapkan membantu mengkoordinasi berbagai program pembangunan secara efektif. Posisi ini sangat penting untuk memastikan alokasi dana, pelaksanaan proyek strategis, dan pengawasan kebijakan berjalan sesuai dengan visi Presiden dan pemerintah Indonesia.
Pelantikan di Istana Negara hari ini sekaligus menjadi simbol kelanjutan kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan Papua. Dengan membawa harapan baru, kepemimpinan Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen serta penguatan kelembagaan di Papua diharapkan mampu menjawab beragam tantangan yang selama ini dihadapi.
Selain itu, penyelenggaraan pelantikan ini juga mencerminkan agenda besar pemerintah pusat di bawah komando Presiden Prabowo untuk mendorong efektivitas tata kelola pemerintahan, memperkuat diplomasi, serta menegakkan stabilitas nasional melalui penguatan daerah-daerah strategis. Ke depan, pelantikan ini menjadi pijakan awal bagi langkah-langkah pemerintahan yang lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua dan integrasi wilayah secara menyeluruh.
Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinetnya terus memantau dinamika pembangunan Papua sebagai bagian dari komitmen menjaga keutuhan bangsa dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga negara Indonesia di berbagai daerah. Momentum pelantikan ini juga membuka peluang sinergi lintas sektor untuk mendorong percepatan kemajuan Papua di berbagai bidang.
Source: www.viva.co.id





