Raja Abdullah II Anugerahkan Tanda Kehormatan Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda ke Prabowo, Apa Maknanya?

Raja Abdullah II dari Kerajaan Hasyimiah Yordania memberikan penghargaan tertinggi, The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance), kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Penganugerahan berlangsung di Istana Merdeka Jakarta setelah pertemuan bilateral kedua negara.

Penghargaan ini merupakan simbol pengakuan atas kontribusi Prabowo dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Yordania. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan penghargaan tersebut juga menegaskan peran Prabowo dalam kepemimpinan global dan kerja sama internasional.

Makna dan Tingkatan Penghargaan

The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda adalah salah satu tanda kehormatan tertinggi yang diberikan oleh Kerajaan Yordania. Gelar ini biasanya dianugerahkan kepada raja, pangeran, kepala negara, atau perdana menteri yang dinilai memiliki peran signifikan dalam memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama. Tingkat Bejewelled Grand Cordon merupakan tingkatan paling bergengsi dari penghargaan ini.

Prabowo menerima penghargaan ini dengan sikap hormat saat Raja Abdullah II mengalungkannya. Penghargaan tersebut menegaskan posisi prestisius simbol kehormatan yang selama ini hanya diberikan kepada tokoh-tokoh dunia ternama dalam diplomasi internasional.

Daftar Tokoh Penerima Bergengsi

Beberapa tokoh penting dunia yang pernah menerima penghargaan serupa antara lain Prince Philip, Duke of Edinburgh; Raja Denmark Frederik X; Ratu Belanda Maxima; Angela Merkel, mantan Kanselir Jerman; dan Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embaló. Keberadaan nama-nama terkenal ini memperkuat posisi penghargaan sebagai simbol kehormatan diplomatik tinggi.

Penghargaan ini juga mencerminkan hubungan hangat dan saling mendukung antara Indonesia dan Yordania. Kedua negara telah menjalin kerja sama erat dalam berbagai bidang, seperti isu Palestina, pendidikan, kemanusiaan, dan stabilitas kawasan.

Peran Prabowo dalam Hubungan Bilateral

Menurut keterangan dari Sekretariat Presiden, penganugerahan ini menjadi pengakuan atas peran aktif Prabowo dalam memperkuat dialog antarbangsa dan menjadikan Indonesia sebagai jembatan penting dalam stabilitas kawasan. Upaya diplomasi yang dijalankan mencakup bidang pertahanan, kemanusiaan, dan isu-isu global yang menjadi perhatian bersama.

Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan bahwa penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia sekaligus apresiasi atas posisi Indonesia di kancah global. Sikap saling menghormati yang ditunjukkan kedua pemimpin menjadi simbol penting dalam mempererat hubungan diplomasi.

Signifikansi Penghargaan untuk Indonesia

Penganugerahan ini menambah prestise Indonesia dalam diplomasi internasional. Selain memberikan pengakuan pada kepemimpinan Prabowo, gelar tertinggi Kerajaan Yordania ini juga menunjukkan kekuatan hubungan bilateral yang bertumpu pada dialog, kerja sama, dan stabilitas.

Penghargaan ini diharapkan memperkuat sinergi antara kedua negara ke depan. Kerja sama dalam bidang kemanusiaan, stabilitas regional, dan pertahanan menjadi fokus utama dalam menjaga hubungan yang berdampak positif bagi kedua bangsa.

Secara keseluruhan, pemberian The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda kepada Presiden Prabowo Subianto mengukuhkan peran strategis Indonesia di kancah internasional. Hal ini juga menjadi bukti nyata kerja sama yang saling menghormati dan menghargai antara Indonesia dan Yordania.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Exit mobile version