Duel di Serie A antara Sassuolo dan Cremonese berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan tuan rumah pada Minggu (25/1/2026) malam WIB. Gol semata wayang dalam laga ini tercipta cepat pada menit ketiga berkat aksi penyerang sayap Sassuolo, Alieu Fadera.
Gol tersebut bermula setelah tendangan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Armand Laurienté mengenai mistar gawang terlebih dulu. Emil Audero, kiper Cremonese, sebenarnya berhasil menepis bola, tetapi sayangnya bola muntah jatuh di kotak penalti mereka sendiri. Fadera dengan cepat menyambar bola rebound itu untuk mencetak gol pembuka pertandingan.
Setelah tertinggal, Cremonese berusaha keras mencari gol penyama. Namun, pertahanan Sassuolo yang dikomandoi bek Jay Idzes mampu meredam serangan lawan, termasuk peluang dari Federico Bonazzoli pada babak kedua. Kiper Sassuolo, Arijanet Muric, juga tampil solid dengan beberapa kali menggagalkan usaha penyerang gaek Cremonese Jamie Vardy.
Baik Emil Audero maupun Jay Idzes bermain penuh dalam pertandingan ini. Keduanya juga menjadi sosok penting bagi timnas Indonesia dan berpotensi dipanggil kembali saat FIFA Series pada Maret 2026. Dalam laga ini, meski Audero menerima kekalahan, permainan mereka memberi gambaran kualitas individu yang vital bagi timnas.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Sassuolo di musim 2026. Dengan tambahan tiga poin, mereka sekarang mengoleksi 26 poin dan menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A. Sebaliknya, Cremonese masih tertahan di posisi ke-14 dengan 23 poin. Tim tamu belum mampu meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir mereka di Liga Italia, memperlihatkan tantangan berat yang harus segera diatasi.
Berikut fakta penting dari pertandingan Sassuolo vs Cremonese:
1. Skor akhir: Sassuolo 1 – 0 Cremonese
2. Gol tercipta menit ke-3 oleh Alieu Fadera
3. Penyebab gol: Blunder Emil Audero saat menepis bola tendangan Armand Laurienté
4. Jay Idzes tampil sebagai andalan lini belakang Sassuolo
5. Cremonese belum menang dalam delapan laga Serie A terakhir
6. Keduanya, Audero dan Idzes, berpeluang panggilan timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Pertandingan malam itu memperlihatkan bagaimana kesalahan individu seperti blunder kiper bisa berujung fatal dan menjadi berkah bagi lawan. Meski begitu, Mikael Audero dan Jay Idzes tetap menunjukkan kualitas yang layak diandalkan, baik di level klub maupun nasional. Semua pihak kini menanti perubahan dan perbaikan Cremonese agar tidak terjebak di papan bawah lebih lama.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com