Ribuan tiket pertandingan Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 masih belum terjual akibat harga yang dianggap terlalu mahal oleh para fans. Bahkan, tiket final yang biasanya paling diminati masih menyisakan lebih dari seribu kursi kosong.
Data terbaru yang dikutip dari The Sun menunjukkan sekitar 6.000 tiket untuk pertandingan Inggris belum terjual. Dari jumlah tersebut, 1.091 tiket untuk partai final masih tersedia, padahal harga tiket kategori termahal mencapai Rp135 juta per lembar.
Harga Tiket yang Tidak Terjangkau Fans
Tiket kategori tertinggi untuk Piala Dunia 2026 diberi banderol mulai dari Rp65 juta hingga Rp135 juta per tiket. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mendapatkan jatah sekitar 4.500 tiket untuk final, namun baru sekitar 3.409 tiket yang terjual.
Mayoritas kursi kosong berasal dari tiket dengan harga paling tinggi, menghasilkan nilai total lebih dari £7,1 juta yang belum terjual. Penolakan membeli tiket ini datang terutama dari anggota England Supporters Travel Club. Sekitar 90 persen dari 30.000 anggotanya memilih untuk tidak membeli tiket karena harga dianggap tidak masuk akal.
Kondisi Serupa di Pertandingan Semifinal
Situasi serupa juga terjadi pada pertandingan semifinal. Dari jatah 3.500 tiket, hanya 2.686 yang berhasil terjual, sehingga masih ada 814 kursi kosong. Tiket yang dijual selain kategori paling murah, dipatok dengan harga antara £687 hingga £2.370. Sedangkan tiket dengan harga terjangkau, yaitu sekitar £45, hanya tersedia sekitar 500–600 kursi.
Reaksi Fans dan Pengamat
Simon Harris, seorang fans veteran Inggris yang sudah sering mengikuti pertandingan ke luar negeri, menyatakan bahwa fakta banyaknya tiket tersisa adalah pukulan bagi FIFA. Ia menyebut harga tiket yang tinggi sebagai alasan utama ketidaktertarikan.
Menurut Harris, "Ini luar biasa. Final adalah pertandingan terbesar sejak 1966, tapi kursinya masih kosong. Ini penolakan besar terhadap harga yang menjijikkan." Pernyataan ini menggambarkan kekecewaan fans terhadap harga tiket yang dinilai tidak masuk akal.
Faktor Tambahan yang Membebani Fans
Selain harga tiket yang sangat mahal, biaya tambahan seperti perjalanan dan penginapan juga ikut memengaruhi keputusan fans. Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dinilai sebagai edisi paling mahal dalam sejarah, sehingga beban finansial untuk mengikuti turnamen semakin berat.
Anggota England Supporters Travel Club juga mengonfirmasi bahwa tiket Kategori Satu yang paling mahal memang kurang diminati. Siapa pun yang mendaftar di kategori tersebut hampir pasti akan mendapatkan tiket, karena permintaan sangat rendah.
Data Penting tentang Tiket Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
- Jumlah tiket Inggris belum terjual: sekitar 6.000
- Tiket final tersisa: 1.091 kursi
- Harga tiket final kategori tertinggi: Rp135 juta
- Total nilai tiket final yang belum terjual: lebih dari £7,1 juta
- Tiket semifinal tersisa: 814 kursi
- Harga tiket semifinal selain kategori murah: £687–£2.370
- Tiket harga terjangkau (sekitar £45): hanya tersedia 500–600 kursi
Fenomena tiket yang tidak laku ini menggambarkan tantangan besar bagi FIFA dan Federasi Sepak Bola Inggris dalam menghadirkan turnamen yang terjangkau oleh para pendukung setianya. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai strategi penetapan harga dan aksesibilitas tiket bagi kelompok penggemar yang selama ini menjadi nyawa pertandingan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com