Daftar Raja Statistik IBL: Dominasi Bramah dan Kehebatan Serba Bisa DJ Cooper

Indonesian Basketball League (IBL) 2026 menyajikan persaingan ketat di paruh pertama musim reguler. Sebelas tim saling bersaing keras, dengan sejumlah pemain menonjol dalam catatan statistik individu. Dominasi beberapa nama besar menjadi sorotan utama di tengah dinamika kompetisi yang semakin memanas.

Salah satu bintang utama adalah AJ Bramah dari Pacific Caesar Surabaya. Pemain forward ini mencatatkan rata-rata skor tertinggi dengan 29,4 poin per pertandingan. Meski performanya memukau, timnya justru belum meraih kemenangan setelah 10 laga, menandakan ketergantungan Pacific pada kontribusi satu pemain.

Top Skor Dominasi Bramah

AJ Bramah tidak hanya menjadi sumber poin utama, tetapi juga menampilkan konsistensi tinggi dengan sembilan double-double dan enam kali mencetak 30 poin dalam satu laga. Di posisi berikutnya, Antonio Hester (Rajawali Medan) mencetak 25,1 poin per gim, diikuti oleh Nicholas Hornsby (Hangtuah Jakarta) dengan 24,8 poin, Joao Vitor Franca Dos Santos (Tangerang Hawks) 24,6 poin, serta Travin Thibodeaux (Bogor Hornbills) 22,5 poin. Statistik ini mencerminkan persaingan ketat antara para pencetak angka paling produktif di liga.

Kentrell Barkley Penguasa Rebound

Kentrell Barkley menjadi raja rebound pada musim ini dengan rata-rata 16,7 rebound per pertandingan. Setelah absen setahun akibat cedera, Barkley langsung kembali menunjukkan dominasinya di paint area dengan tujuh kali rebound dua digit dari delapan pertandingan. Puncaknya, ia meraih 28 rebound dalam satu pertandingan, salah satu capaian teratas sepanjang musim ini.

Persaingan rebound juga cukup rapat dengan posisi kedua ditempati Jeffree Withey (Pelita Jaya) dengan 15,1 rebound per gim, disusul Anthony Peacock (eks Pacific) 14,6, Joao Vitor Franca 14,1, dan Antonio Hester 13,2 rebound per pertandingan. Statistik rebound yang solid sangat penting bagi timnya untuk memperkuat pertahanan dan mengamankan peluang serangan ulang.

DJ Cooper, Pemain Serba Bisa di IBL

Donell “DJ” Cooper II dari Dewa United Banten tampil sebagai pengatur serangan ulung dengan rata-rata 11,6 assist per gim. Cooper unggul jauh dari pesaing terdekatnya, menunjukkan kecerdasan permainan dan visi lapangan yang tajam. Dia juga mencatat enam double-double poin dan assist serta satu double-double rebound dan assist sepanjang paruh musim.

DJ Cooper tidak hanya unggul di pengumpan bola, tetapi juga di lini pertahanan. Guard ini memimpin kategori steal dengan rata-rata 4,6 per pertandingan. Kemampuan bermain di kedua sisi lapangan membuatnya unik dan sangat bernilai bagi timnya, terutama ketika Dewa United dihadapkan pada keterbatasan pemain asing di awal musim.

Pengikut Cooper dalam kategori assist antara lain Kenyon Joseph Buffen (RANS Simba Bogor) dengan 8,1 assist, Amorie Archibald (Pelita Jaya) 7,5, Antoni Erga (Bogor Hornbills) 6,3, dan Yudha Saputera (Satria Muda) 6,1 assist per pertandingan. Sedangkan dalam steal, Nicholas Hornsby kedua dengan 3,5, diikuti Stephaun Branch 3,4, Yesaya Saudale 2,6, dan Kenyon Buffen 2,6 steal per gim.

Dominasi Ater Majok di Blok

Rajawali Medan berperan mengejutkan dengan pertahanan kuat yang dipimpin oleh center veteran Ater James Majok. Ia unggul sebagai pemain dengan blok terbanyak, rata-rata 3,0 blok per pertandingan. Peran Majok sebagai pelindung ring menjadi tumpuan Rajawali untuk mempertahankan pertahanan solid di bawah ring.

Secara keseluruhan Rajawali Medan, dengan pelatih Efri Meldi, mengakhiri paruh musim dengan rekor 4-6 dan masih bertarung dalam persaingan tiket playoff. Di bawah Majok, daftar blok kompetitif didukung oleh Jeffree Withey dengan 2,7 blok, Kaleb Wesson dan Rakeem Christmas masing-masing 2,2, serta Kentrell Barkley 1,8 blok per pertandingan.

Daftar Raja Statistik IBL 2026

  1. Top Scorer: AJ Bramah (Pacific Caesar Surabaya), 29,4 poin per gim
  2. Rebound Leader: Kentrell Barkley (Kesatria Bengawan Solo), 16,7 rebound per gim
  3. Assist Leader: DJ Cooper (Dewa United Banten), 11,6 assist per gim
  4. Steal Leader: DJ Cooper (Dewa United Banten), 4,6 steal per gim
  5. Block Leader: Ater James Majok (Rajawali Medan), 3,0 blok per gim

Data statistik ini menunjukkan kecemerlangan individu di musim IBL 2026 serta beragamnya peran pemain dalam membantu performa tim. Dominasi Bramah sebagai mesin poin, efektivitas Barkley dalam penguasaan rebound, serta keunggulan DJ Cooper sebagai pengatur serangan sekaligus pelindung pertahanan, menciptakan persaingan yang menarik untuk disimak menuju babak kedua musim reguler.

Seiring berlanjutnya kompetisi, performa para pemain ini akan menentukan arah dan peluang tim masing-masing dalam memperebutkan gelar juara dan posisi playoff. Statistik yang terus diperbaharui menjadi alat ukur keberhasilan individu sekaligus kekuatan tim di era persaingan profesional liga basket Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button