Arsenal semakin menunjukkan kekuatan dalam eksekusi bola mati pada musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta telah mencetak 16 gol dari sepak pojok, menandai pencapaian yang menyamai rekor tertinggi sepanjang sejarah Premier League.
Derbi London melawan Chelsea memperlihatkan efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan peluang dari korner. Gol pertama terjadi pada menit ke-20, ketika Bukayo Saka mengirimkan tendangan sudut akurat. Gabriel kemudian menyundul bola ke tengah, dan William Saliba dengan sigap mengkonversinya menjadi gol.
Meskipun kebobolan melalui gol bunuh diri akibat korner Chelsea di menit injury time babak pertama, Arsenal tetap mampu mendominasi. Tendangan sudut dari Declan Rice pada menit ke-66 menghasilkan gol kemenangan lewat sundulan Jurrien Timber.
Gol-gol dari sepak pojok telah menjadi senjata mematikan Arsenal. Dengan 16 gol sejauh ini, mereka menyamai rekor korner terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh Oldham Athletic pada musim 1992/93 dan West Bromwich Albion pada musim 2016/17. Arsenal sendiri juga pernah mencapai prestasi serupa di musim 2023/24.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa keberhasilan mencetak gol dari bola mati bukan berarti timnya kesulitan mencetak gol dari permainan terbuka. Ia membantah anggapan bahwa mengandalkan bola mati adalah kebijakan yang buruk.
“Kami belum membuat gol dari bola mati selama beberapa minggu terakhir dan banyak mencetak gol dari permainan terbuka,” ujar Arteta. Ia menambahkan bahwa pertandingan berjalan sangat ketat dan kedua tim sama-sama berusaha dengan keras, hingga Chelsea juga mampu mencetak gol dari korner.
Fenomena meningkatnya gol dari bola mati saat ini menjadi tren di Premier League. Eksekusi dari sepak pojok, tendangan bebas, penalti, hingga lemparan jauh semakin sering berbuah gol bagi tim-tim besar.
Selain Arsenal yang menjadi raja sepak pojok, beberapa pemain hebat menunjukkan keahlian bola mati yang impresif. Contohnya adalah Dominik Szoboszlai dari Liverpool dan Bruno Fernandes dari Manchester United yang terkenal dari tendangan bebasnya. Sedangkan Brentford dan Crystal Palace kerap memanfaatkan lemparan jauh sebagai sumber peluang mencetak gol.
Dengan jumlah gol dari korner yang terus bertambah, Arsenal berpotensi melampaui rekor liga jika tren ini berlanjut. Eksploitasi bola mati menjadi salah satu kekuatan tersendiri yang membuat Arsenal sulit dihentikan musim ini di Premier League.
Baca selengkapnya di: bola.bisnis.com




