Moh Zaki Ubaidillah harus mengakhiri perjuangannya di Swiss Open 2026 pada babak 32 besar setelah dikalahkan oleh unggulan pertama dari China, Li Shi Feng. Pertandingan yang berlangsung di Basel pada Rabu (11/3/2026) berlangsung ketat hingga tiga gim dengan skor akhir 22-24, 21-16, dan 16-21.
Walau kalah, Zaki menunjukkan sikap positif karena mampu menyelesaikan pertandingan tanpa cedera serius. Pada gim pertama, ia sempat unggul dan menguasai jalannya pertandingan sebelum kehilangan momentum akibat beberapa kesalahan pengembalian.
Li Shi Feng dinilai lebih siap saat poin-poin krusial di akhir gim berlangsung. Zaki mengakui lawannya lebih tahan terhadap tekanan di momen-momen penting, sehingga pandemi tersebut menjadi pelajaran untuk meningkatkan daya tahan dan konsentrasi di pertandingan berikutnya.
Selain aspek teknis, Zaki mengaku sempat mengalami kendala fisik yang memengaruhi performanya. Otot betis dan paha sebelahnya mulai terasa kram saat pertandingan berjalan, yang mengganggu pergerakannya di lapangan.
Zaki pun sudah mempersiapkan mental dan strategi menghadapi pertandingan panjang melawan Li Shi Feng. Ia mempelajari gaya permainan lawan sejak hasil undian keluar dan menyiapkan diri untuk duel yang melelahkan.
Namun, kondisi fisik yang kurang optimal menjadi faktor penghambat dalam pertandingan ini. Meski begitu, pengalaman ini dianggap sebagai pelajaran penting untuk perbaikan di masa mendatang.
Secara keseluruhan, perjuangan Zaki di Swiss Open 2026 menunjukkan semangat juang yang tinggi meski belum berbuah kemenangan. Kondisi kram otot yang mengganggu pergerakan menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian lebih serius dalam pemulihan dan latihan fisik ke depan.





