Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil melaju ke perempat final Swiss Open 2026 usai mengalahkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Kemenangan telak tersebut terjadi dalam dua gim langsung dengan skor 21-8 dan 21-11 pada babak 16 besar di Basel, Kamis (12/3/2026).
Pasangan ganda campuran unggulan ketiga tersebut mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Tekanan kuat yang mereka berikan membuat lawan kesulitan dan sering melakukan kesalahan sendiri, sehingga memudahkan perjalanan Jafar/Felisha.
Jafar mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih tanpa cedera. Ia menilai performa mereka lebih baik dibandingkan laga sebelumnya dengan sedikit kesalahan dan kontrol permainan yang lebih nyaman.
Felisha juga merasakan peningkatan dalam permainan hari itu. Ia mulai menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan, sehingga stabilitas permainan pasangan Indonesia itu makin meningkat.
Meski skor cukup mencolok, Felisha menyatakan kemenangan mereka tidak sepenuhnya hasil dominasi. Kesalahan lawan yang cukup banyak juga turut berkontribusi pada hasil tersebut.
Untuk menghadapi babak selanjutnya, pasangan muda ini berkomitmen tetap fokus pada setiap tahapan pertandingan. Mereka ingin menjalani proses langkah demi langkah tanpa terbebani memikirkan hasil akhir secara berlebihan.
Selain performa di lapangan, Felisha menyoroti perlengkapan berlaga yang digunakannya. Ia menyukai warna hijau pada baju, sepatu, dan strap Whoop yang dipakainya, karena warna tersebut merupakan favoritnya.
Di sisi lain, pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana harus terhenti setelah kalah dari duet Malaysia Kang Khai Xing dan Aaron Tai dalam tiga gim. Skor pertandingan mereka adalah 12-21, 23-21, dan 16-21.
Begitu pula dengan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari yang gagal melaju ke perempat final. Mereka kalah dua gim langsung dari pasangan China Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian dengan skor 13-21 dan 19-21.
Langkah Jafar dan Felisha ke babak perempat final Swiss Open 2026 menjadi harapan baru bagi tim bulu tangkis Indonesia di sektor ganda campuran. Performa konsisten dan fokus mereka akan menjadi modal penting untuk menghadapi lawan berikutnya di ajang bergengsi ini.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com






