Pasporgate Mengguncang Liga Belanda, Empat Pemain Indonesia Terseret Status Paspor

Skandal paspor yang kini ramai dibahas di Belanda ikut menyeret nama sejumlah pemain Indonesia yang berkarier di Liga Belanda. Masalah ini muncul setelah dugaan kesalahan status kewarganegaraan dalam registrasi pemain memicu pemeriksaan lanjutan dari operator Eredivisie dan federasi sepak bola Belanda, KNVB.

Dampaknya tidak kecil karena beberapa klub mulai mempertanyakan keabsahan pemain yang diturunkan di kompetisi musim 2025-2026. Salah satu nama yang paling disorot adalah Dean James, bek kiri Go Ahead Eagles, yang bahkan sempat dipinggirkan dari skuad setelah laporan terkait statusnya mencuat.

Awal Mula Skandal Pasporgate

Kasus ini disebut berawal dari pembahasan dalam podcast De Derde Helft pada Maret lalu. Dalam siniar itu, muncul dugaan bahwa Dean James masih terdaftar dengan status pemain Belanda atau Uni Eropa dalam kontraknya bersama Go Ahead Eagles, padahal ia sudah resmi menjadi warga negara Indonesia pada 10 Maret 2025.

Perbedaan status inilah yang kemudian memicu pertanyaan soal legalitas pemain dalam sistem pendaftaran liga. Di Liga Belanda, status kewarganegaraan dan izin kerja sangat berpengaruh terhadap kelayakan seorang pemain untuk tampil di pertandingan resmi.

Masalah tersebut lalu berkembang setelah manajemen NAC Breda mengirim surat keberatan kepada operator Eredivisie usai laga melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret. Mereka menyoroti Dean James yang bermain 76 menit dalam laga yang dimenangi Go Ahead Eagles dengan skor 6-0.

Pertanyaan Soal Keabsahan Pemain

NAC Breda meminta penelusuran mendalam atas status Dean James. Klub itu juga membuka peluang meminta pertandingan ulang jika hasil penyelidikan menyatakan sang pemain tidak sah tampil di laga tersebut.

Langkah serupa kemudian muncul dari Tilburg yang mempertanyakan status Nathan Tjoe-A-On, pemain Willem II yang juga sudah dinaturalisasi. Klub itu ikut menuntut hal yang sama, termasuk opsi laga ulang jika status Nathan dianggap bermasalah setelah pemeriksaan.

Situasi ini membuat operator Eredivisie harus berkonsultasi dengan KNVB. Federasi kemudian meminta seluruh klub Liga Belanda melaporkan status pemain yang mereka daftarkan untuk musim 2025-2026 agar tidak ada kesalahan administrasi yang berujung sanksi.

Pemain Indonesia yang Masuk Daftar Pemeriksaan

Pada Rabu, 1 April 2026, Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda atau IND merilis daftar 25 pemain yang dinilai tersangkut skandal paspor. Dari daftar itu, ada empat pemain yang berstatus WNI dan ikut terdampak pemeriksaan.

Berikut nama-nama pemain Indonesia yang disebut dalam daftar tersebut:

  1. Dean James
  2. Nathan Tjoe-A-On
  3. Justin Hubner
  4. Tim Geypens

Keempat pemain itu dilaporkan dilarang membela klub masing-masing selama masa pemeriksaan berjalan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa otoritas Belanda menempatkan kasus tersebut sebagai persoalan serius yang harus dituntaskan sebelum para pemain kembali diturunkan.

Siapa yang Tidak Masuk Daftar

Di tengah sorotan terhadap empat nama itu, beberapa pemain Indonesia lain yang berkarier di Belanda justru tidak termasuk dalam daftar bermasalah. Nama-nama seperti Maarten Paes, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers tidak tercantum dalam rilis yang dikaitkan dengan skandal paspor tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan yang muncul tidak otomatis menyeret seluruh pemain naturalisasi Indonesia di Liga Belanda. Kasusnya lebih terkait pada status administrasi dan registrasi yang dinilai belum sesuai dengan ketentuan kompetisi.

Dampak Lebih Luas ke Liga Belanda

Media Belanda, AD, menulis bahwa skandal ini berpotensi berdampak ke seluruh klub Eredivisie. Media itu bahkan menyebut muncul gagasan agar klub-klub menghadapi masalah ini secara kolektif demi kepentingan bersama.

Pendekatan bersama dinilai penting karena persoalan status pemain bisa memicu banding, sanksi, bahkan permintaan laga ulang. Dalam kompetisi profesional, kesalahan administrasi seperti ini tidak hanya memengaruhi satu klub, tetapi juga bisa mengubah hasil pertandingan dan klasemen.

Kasus Pasporgate juga tidak hanya menyentuh pemain Indonesia, karena beberapa pemain yang dinaturalisasi menjadi warga negara Suriname dan Tanjung Verde ikut masuk dalam pemeriksaan yang sama. Hingga kini, proses investigasi dan verifikasi status pemain masih menjadi perhatian utama klub, operator liga, dan federasi di Belanda.

Baca selengkapnya di: bola.bisnis.com
Exit mobile version