Irak Menutup Daftar Piala Dunia, Tekuk Bolivia 2-1 Dalam Laga Penentuan

Irak memastikan diri sebagai tim terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menekuk Bolivia 2-1 pada laga play-off antar benua di Monterrey, Meksiko, Rabu (1/4/2026) siang WIB. Hasil itu sekaligus menempatkan Irak di slot ke-48 dan menjadi penutup daftar peserta putaran final turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Kemenangan ini lahir lewat duel yang berjalan ketat sejak awal. Irak tampil agresif dan langsung unggul lebih dulu pada menit ke-10 melalui Ali Al-Hamadi, sebelum Bolivia membalas lewat Moises Paniagua pada menit ke-38.

Irak Kunci Tiket Lewat Gol Penentu di Babak Kedua

Irak kembali mengambil inisiatif setelah jeda dan menjaga tempo serangan agar tetap efektif. Tekanan itu berbuah gol pada menit ke-53 ketika Aymen Hussen menyambar peluang di kotak penalti dan mengubah skor menjadi 2-1.

Setelah unggul, Irak bermain lebih disiplin untuk menutup ruang gerak Bolivia. Lini belakang Irak terus merespons setiap upaya lawan, hingga mereka mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir.

  1. Gol cepat Ali Al-Hamadi pada menit ke-10 membuka jalan Irak.
  2. Bolivia menyamakan skor lewat Moises Paniagua pada menit ke-38.
  3. Aymen Hussen mencetak gol kemenangan Irak pada menit ke-53.
  4. Irak menjaga keunggulan hingga peluit panjang untuk memastikan tiket Piala Dunia 2026.

Perjalanan Panjang Menuju Putaran Final

Keberhasilan Irak mengunci tiket terakhir menandai akhir dari perjalanan panjang mereka di kualifikasi dan play-off. Status sebagai negara ke-48 yang lolos membuat Irak resmi masuk daftar peserta Piala Dunia 2026 bersama tim-tim kuat dari berbagai konfederasi.

Bagi Irak, pencapaian ini memiliki arti besar karena mereka harus melewati laga-laga penentu yang menuntut konsentrasi tinggi. Satu kemenangan atas Bolivia sudah cukup untuk mengamankan tempat di panggung sepak bola tertinggi dunia.

Bolivia Gagal Memanfaatkan Tekanan di Sisa Laga

Bolivia sempat memberi perlawanan setelah berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Irak yang tampil lebih rapat dan terorganisasi pada babak kedua.

Upaya Bolivia untuk mengejar ketertinggalan tidak menghasilkan gol tambahan. Kondisi itu membuat mereka harus mengubur harapan tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Dampak bagi Irak Menjelang Piala Dunia 2026

Lolos sebagai peserta terakhir memberi Irak modal psikologis yang kuat menjelang turnamen. Dukungan publik juga meningkat karena kemenangan atas Bolivia dianggap membuka peluang bagi Irak untuk bersaing di level tertinggi bersama negara-negara elite dunia.

Pencapaian ini menjadi pengingat bahwa kerja keras di fase kualifikasi dapat berbuah tiket berharga ke ajang global. Dengan status sudah aman di putaran final, fokus Irak kini beralih ke persiapan menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih berat pada Piala Dunia 2026.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version