Persijap Siapkan Skema Redam Pressing Agresif Persik, Misi Tiga Poin Di Kediri

Persijap Jepara datang ke markas Persik Kediri dengan bekal yang cukup positif setelah melewati empat laga terakhir tanpa kekalahan. Laskar Kalinyamat menargetkan poin penuh pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Kediri, Senin, 6 April, untuk menjaga jarak dari zona merah.

Situasi klasemen membuat laga ini penting bagi Persijap karena mereka baru mengumpulkan 21 poin dari 25 pertandingan dan berada di peringkat ke-14. Persis Solo yang ada di posisi ke-15 juga memiliki 21 poin, sedangkan Madura United dan Semen Padang di zona merah hanya terpaut satu angka di bawahnya.

Modal Empat Laga Tanpa Kekalahan

Persijap mengakhiri periode sebelum jeda kompetisi dengan catatan yang cukup stabil. Mereka meraih satu kemenangan dan tiga hasil imbang, sesuatu yang menunjukkan tim mulai menemukan ritme permainan yang lebih konsisten.

Mario Lemos menilai kondisi itu menjadi bekal penting sebelum bertamu ke Kediri. Pelatih asal Portugal itu menyebut timnya punya waktu persiapan 12 hari setelah libur Lebaran untuk mematangkan strategi.

“Persiapan kami untuk laga lawan Persik berjalan bagus. Kita punya 12 hari setelah libur Lebaran untuk fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan nanti. Empat pertandingan terakhir yang kita jalani, selalu mendapatkan poin,” kata Mario Lemos.

Skema untuk Meredam Pressing Agresif Persik

Lemos tidak menutup mata terhadap karakter permainan Persik yang dikenal agresif dalam menekan lawan. Ia menyebut timnya sudah menyiapkan skema agar tidak terjebak dalam tekanan tinggi yang biasa dipasang tim asuhan Marcos Reina.

Dalam laga terakhirnya melawan Persib, Persik sempat memperlihatkan pressing atas yang intens. Menurut Lemos, jika pola itu kembali dipakai, Persijap bisa memanfaatkannya untuk mencari ruang dan membangun serangan dengan lebih efektif.

“Di pertandingan terakhir lawan Persib, mereka bisa bermain press atas. Kalau mereka tampil dengan kekuatan yang sama, saya harap kita bisa ambil keuntungan dari sana,” ucap Lemos.

Fokus Jaga Ritme dan Efektivitas

Persijap kini tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga berusaha menjaga kestabilan permainan yang sudah terbentuk dalam empat pertandingan terakhir. Tim perlu tetap disiplin dalam transisi, karena satu kesalahan kecil bisa berdampak besar pada posisi mereka di klasemen.

Kondisi papan bawah juga membuat setiap poin sangat berarti bagi Persijap. Dengan sembilan laga tersisa, peluang untuk naik maupun turun masih terbuka lebar jika mereka kehilangan konsentrasi.

Berikut situasi singkat yang dihadapi Persijap jelang laga:

  1. Peringkat saat ini: 14
  2. Poin: 21
  3. Jumlah laga yang sudah dimainkan: 25
  4. Tren terakhir: 4 laga beruntun selalu meraih poin
  5. Jarak ke zona merah: hanya 1 poin

Tantangan di Kandang Persik Kediri

Bermain di kandang lawan tetap menjadi ujian tersendiri bagi Persijap. Persik punya keuntungan atmosfer stadion dan karakter permainan yang bisa menekan sejak awal, sehingga Persijap harus siap keluar dari tekanan cepat dan menjaga akurasi umpan.

Jika mampu mematahkan press awal Persik, Persijap berpeluang menciptakan ruang di lini tengah dan memaksa lawan lebih banyak bertahan. Situasi itu bisa menjadi titik penting untuk merebut kontrol pertandingan dan memburu kemenangan tandang.

Lemos menegaskan target timnya tetap tiga poin, tetapi ia juga mengingatkan pentingnya mempertahankan performa yang sudah terbentuk. Dalam laga yang mempertemukan Persijap dengan Persik ini, ketenangan saat menghadapi pressing agresif bisa menjadi pembeda utama di Kediri.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id
Exit mobile version