Persib Bandung menatap laga kandang kontra Bali United dengan misi jelas, yaitu menjaga tren sempurna sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026. Pertandingan pekan ke-27 itu akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu, 12 April 2026.
Laga ini menjadi salah satu ujian penting bagi Maung Bandung karena persaingan di papan atas semakin ketat. Hingga pekan ke-26, Persib mengoleksi 61 poin dan dituntut terus meraih hasil maksimal agar jarak dengan pesaing utama tetap aman.
Persib incar kemenangan kandang beruntun
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan timnya ingin mempertahankan catatan sempurna saat bermain di GBLA. Ia melihat laga kandang ini sebagai kesempatan besar untuk menjaga momentum dan sekaligus menambah tekanan kepada tim-tim di belakang Persib.
“Besok adalah pertandingan penting bagi kami, karena kami ingin mempertahankan kemenangan di kandang,” kata Bojan Hodak, Sabtu (11/4/2026). Ia juga menambahkan, hasil positif dibutuhkan agar Persib tetap menjaga jarak poin dari para pesaingnya.
Catatan kandang Persib sejauh ini memang solid. Maung Bandung belum terpeleset di hadapan pendukung sendiri dan itu menjadi modal psikologis yang penting saat menghadapi lawan seperti Bali United.
Bali United datang dengan kepercayaan diri tinggi
Meski bermain tandang, Bali United tidak datang dengan kondisi mental rendah. Tim Serdadu Tridatu baru saja menang telak 6-1 atas PSBS Biak pada 6 April 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dan hasil itu memberi dorongan besar bagi mereka.
Kemenangan besar tersebut bukan hanya menambah moral tim, tetapi juga menunjukkan bahwa lini serang Bali sedang berada dalam performa tajam. Dengan modal itu, Persib wajib mewaspadai ancaman dari tim tamu sejak menit awal.
Bojan Hodak juga mengakui kualitas lawan yang akan dihadapi timnya. Menurut dia, Bali United adalah tim yang kerja kolektifnya bagus dan tidak bisa diremehkan hanya karena bermain di kandang lawan.
“Bali adalah tim yang tangguh. Mereka baru saja menang 6-1 dan sedang percaya diri,” ujar Hodak. Ia menilai laga ini akan berlangsung berat karena Bali United tampil terorganisir dan punya etos kerja tinggi.
Fokus, disiplin, dan dukungan Bobotoh
Persib diperkirakan tetap mengandalkan pendekatan permainan yang disiplin untuk meredam kekuatan Bali United. Dalam laga yang diprediksi ketat, efektivitas di lini depan dan ketenangan saat bertahan akan sangat menentukan hasil akhir.
Berikut faktor yang dinilai bisa memengaruhi jalannya pertandingan:
- Performa kandang Persib yang belum goyah sepanjang musim.
- Kepercayaan diri Bali United usai menang besar pada laga sebelumnya.
- Tekanan klasemen yang membuat Persib wajib menang.
- Dukungan Bobotoh di GBLA yang berpotensi memberi energi tambahan.
Dukungan suporter juga menjadi perhatian tersendiri bagi Persib. Tiket pertandingan dikabarkan hampir habis terjual, kondisi yang biasanya memberi atmosfer kuat bagi tim tuan rumah untuk tampil lebih agresif.
“Saya selalu percaya, saat kami bermain di kandang, kami bisa mendapatkan hasil positif,” kata Hodak. Pernyataan itu menunjukkan bahwa Persib tidak hanya bergantung pada kualitas permainan, tetapi juga pada suasana GBLA yang kerap memberi dorongan besar.
Laga penentu arah persaingan papan atas
Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar, kemenangan atas Bali United akan sangat berarti bagi Persib dalam mempertahankan posisi teratas. Tambahan tiga poin juga akan membuat mereka lebih tenang menghadapi sisa pertandingan yang kian padat dan penuh tekanan.
Di sisi lain, Bali United tentu juga punya ambisi besar untuk mencuri poin di Bandung setelah tampil meyakinkan pada laga sebelumnya. Kondisi itu membuat duel di GBLA berpotensi berjalan terbuka, tetapi Persib tetap punya keuntungan karena tampil di depan publik sendiri dan membawa rekor kandang yang kuat.
Baca selengkapnya di: www.suara.com






