
Persija Jakarta menutup malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1. Hasil ini sekaligus memutus tren negatif Macan Kemayoran yang sebelumnya hanya meraih dua poin dari tiga laga terakhir.
Kemenangan tersebut juga terasa penting karena diraih lewat permainan dominan dan efisien. Persija tidak hanya unggul pada papan skor, tetapi juga mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
Persija langsung menekan sejak kick-off
Sejak babak pertama, Persija tampil agresif dan memaksa Persebaya bertahan cukup dalam. Tekanan tuan rumah berbuah penalti pada menit ke-17 setelah Eksel Runtukahu dilanggar di kotak terlarang.
Allano Lima yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Persija unggul 1-0. Gol itu mengubah ritme pertandingan dan membuat Persija semakin percaya diri dalam membangun serangan.
Persebaya berusaha keluar dari tekanan, tetapi Persija menjaga intensitas permainan dengan rapi. Transisi cepat dari lini tengah ke lini depan membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan secara konsisten.
Eksel Runtukahu jadi pembeda di lini depan
Memasuki babak kedua, Persija tetap menjaga tempo dan tidak memberi ruang leluasa kepada Persebaya. Eksel Runtukahu kemudian menambah keunggulan pada menit ke-54 lewat sepakan melengkung yang mengarah akurat ke gawang lawan.
Gol tersebut menjadi salah satu momen penting dalam laga karena menunjukkan efektivitas serangan Persija. Eksel tampil menonjol bukan hanya karena mencetak gol, tetapi juga karena aktif membuka ruang dan memberi tekanan di area pertahanan lawan.
Nama Eksel kembali muncul pada menit ke-76 saat ia menyelesaikan umpan matang dari Allano Lima. Sepakan kaki kanannya menambah skor menjadi 3-0 dan memastikan Persija mengunci kemenangan tanpa balas.
Dominasi permainan dan catatan Mauricio
Setelah laga, pelatih Persija, Mauricio, menilai timnya tampil sesuai harapan. Ia menyebut para pemain berhasil menunjukkan potensi terbaik dan mendominasi pertandingan secara penuh.
“Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini. Kami memainkan pertandingan yang hebat, kami mendominasi permainan sepenuhnya,” kata Mauricio.
Mauricio juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Menurutnya, tim yang baik harus kuat saat menguasai bola dan tetap disiplin ketika kehilangan penguasaan.
“Saya selalu mengatakan bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang. Yaitu tim yang menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik. Hari ini kami menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik,” ujarnya. “Para penyerang perlu membantu pertahanan.”
Rincian gol Persija vs Persebaya
- Menit ke-17: Allano Lima mencetak gol melalui penalti.
- Menit ke-54: Eksel Runtukahu memperbesar keunggulan lewat sepakan melengkung.
- Menit ke-76: Eksel Runtukahu kembali mencetak gol setelah menerima umpan Allano Lima.
Kombinasi Allano Lima dan Eksel Runtukahu menjadi senjata utama Persija dalam pertandingan ini. Keduanya berperan langsung dalam seluruh gol yang tercipta dan memperlihatkan kualitas serangan yang lebih tajam dibanding dua laga sebelumnya.
Bagi Persija, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga dorongan mental yang sangat dibutuhkan setelah periode hasil kurang ideal. Performa solid di GBK memperlihatkan bahwa ketika organisasi permainan berjalan rapi, Persija mampu tampil dominan dan menekan lawan sepanjang pertandingan.









