BNI Lepas Skuad Merah Putih ke Thomas-Uber Cup, Misi Tradisi Juara Berlanjut

Author: Qoo Media

BNI kembali menunjukkan dukungannya terhadap bulu tangkis Indonesia dengan melepas tim Merah Putih yang akan tampil di Thomas Cup dan Uber Cup 2026. Ajang beregu itu dijadwalkan berlangsung di Denmark pada 24 April hingga 3 Mei 2026, dengan target mempertahankan tradisi juara yang selama ini melekat pada bulu tangkis nasional.

Seremoni pelepasan berlangsung di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu, 15 April 2026. Acara ini dihadiri Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran, jajaran pengurus, serta mitra strategis, termasuk BNI yang selama ini menjadi salah satu pendukung utama pembinaan bulu tangkis Indonesia.

BNI tegaskan dukungan jangka panjang

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan dukungan terhadap tim nasional tidak berhenti pada momen keberangkatan ke turnamen. Menurut dia, komitmen BNI telah diarahkan untuk memperkuat ekosistem olahraga secara berkelanjutan.

“BNI percaya prestasi olahraga adalah cerminan daya saing bangsa. Karena itu, kami tidak hanya hadir saat momentum kompetisi, tetapi juga konsisten mendukung proses pembinaan atlet sejak usia dini hingga level elit,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

BNI tercatat telah lebih dari lima tahun menjadi mitra strategis PBSI. Dalam periode itu, perusahaan pelat merah tersebut ikut mendukung pelatnas, partisipasi di turnamen internasional, hingga pengembangan atlet muda di berbagai daerah.

Skuad Indonesia dibawa dengan komposisi terbaik

Indonesia menurunkan 20 atlet terbaik untuk dua ajang beregu putra dan putri itu. Di sektor Thomas Cup, nama-nama besar seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting kembali menjadi tumpuan, bersama pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri.

Sementara di Uber Cup, Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani dan Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk memberi kontribusi maksimal. Komposisi ini menunjukkan PBSI berupaya menjaga keseimbangan antara pemain berpengalaman dan kekuatan baru yang tengah berkembang.

  1. Thomas Cup 2026: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri.
  2. Uber Cup 2026: Putri Kusuma Wardani, Siti Fadia Silva Ramadhanti.
  3. Total atlet yang dilepas: 20 pemain terbaik Indonesia.

Harapan mempertahankan tradisi juara

Bagi Indonesia, Thomas Cup dan Uber Cup bukan sekadar turnamen biasa. Dua ajang ini kerap menjadi panggung pembuktian kekuatan bulu tangkis nasional, yang dalam sejarahnya kerap berada di jajaran elite dunia.

Okki menegaskan bahwa keikutsertaan tim nasional bukan hanya soal mengejar trofi. Ia menilai kehadiran Indonesia di turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan warisan prestasi yang sudah dibangun dari generasi ke generasi.

“Keikutsertaan timnas di Thomas dan Uber Cup 2026 bukan hanya tentang mengejar gelar, tetapi juga melanjutkan warisan prestasi bangsa. BNI akan terus berdiri bersama para atlet, mendampingi setiap langkah menuju podium dunia,” kata Okki.

Dukungan sponsor yang berpengaruh ke pembinaan

Dalam konteks pembinaan olahraga, dukungan sponsor seperti BNI punya peran yang lebih luas dari sekadar pendanaan. Keterlibatan berkelanjutan membantu federasi menjaga program latihan, memperkuat kesiapan atlet, dan mendukung regenerasi pemain agar tidak terjadi penurunan kualitas saat pergantian generasi.

Selama ini, pembinaan bulu tangkis Indonesia memang sangat bergantung pada kesinambungan sistem. Karena itu, dukungan dari sektor perbankan dan dunia usaha menjadi penting agar prestasi di level dunia tetap stabil dan tidak hanya muncul sesaat.

Menguatkan regenerasi menuju level elit

Kehadiran atlet muda dalam proyek jangka panjang PBSI juga menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak hanya menargetkan hasil di satu turnamen. Regenerasi perlu terus berjalan agar tim nasional tetap kompetitif menghadapi persaingan dari negara-negara lain yang kini makin merata di semua sektor.

Di level internasional, Thomas Cup dan Uber Cup selalu menuntut kedalaman skuad, kesiapan fisik, serta mental bertanding yang kuat. Dengan dukungan yang konsisten dari mitra seperti BNI, PBSI memiliki ruang lebih besar untuk menjaga performa atlet sekaligus mempersiapkan pondasi prestasi di masa depan.

Sokongan berkelanjutan dari berbagai pihak diharapkan membuat tim Indonesia tampil maksimal di Denmark dan menjaga posisi bulu tangkis sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Tanah Air. Di saat yang sama, kolaborasi antara federasi, sponsor, dan para atlet tetap menjadi faktor penting untuk memastikan tradisi juara Indonesia terus hidup di panggung dunia.

Source: www.viva.co.id
Terbaru