Playoff Darurat Piala Dunia Pupus, Harapan Indonesia dan Italia Tertutup

Wacana playoff darurat menuju Piala Dunia 2026 yang sempat membuka harapan baru bagi Indonesia dan Italia kini nyaris tertutup. FIFA disebut tidak akan membuat skenario tambahan setelah Iran mengajukan permintaan baru yang membuat posisi mereka tetap aman sebagai peserta turnamen.

Isu ini mencuat karena Iran sebelumnya sempat diragukan tampil lantaran situasi geopolitik dengan Amerika Serikat. Seluruh laga fase grup Iran memang dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat, sehingga muncul kekhawatiran soal keamanan tim dan kelancaran partisipasi mereka.

Posisi Iran jadi kunci utama

Iran tergabung di grup berat bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Federasi Sepak Bola Iran atau FFIRI menilai aspek keamanan harus jadi perhatian utama dan sempat meminta FIFA memindahkan laga ke Kanada atau Meksiko.

Namun, permintaan itu ditolak. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan FIFA mempertahankan venue awal karena alasan teknis dan logistik, bukan karena membuka ruang pemindahan mendadak.

“FIFA pada akhirnya memutuskan untuk tidak bisa memindahkan venue original mereka,” kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City, dikutip dari Al Jazeera. Ia menambahkan, perpindahan lokasi akan membuat logistik terlalu rumit.

Rumor playoff darurat sempat menguat

Penolakan tersebut sempat memicu spekulasi bahwa Iran bisa dicoret dari Piala Dunia 2026. Dari situ, berkembang rumor tentang playoff dadakan untuk mencari pengganti jika satu slot benar-benar kosong.

Sejumlah media internasional lalu mengaitkan Italia sebagai kandidat utama. Status Italia sebagai tim dengan ranking FIFA tertinggi yang gagal lolos ke putaran final membuat nama mereka langsung masuk perbincangan publik sepak bola Eropa.

Di sisi lain, skenario playoff mini juga sempat dikaitkan dengan negara dari Asia dan Eropa. Dalam skema itu, Timnas Indonesia disebut punya peluang ikut berebut tiket tambahan, meski posisinya juga tidak paling kuat karena masih bisa berada di bawah Oman dalam urutan ranking FIFA.

Harapan Indonesia ikut terdampak

Bagi publik sepak bola Indonesia, rumor itu sempat memunculkan optimisme baru. Setelah Indonesia bekerja keras membangun fondasi tim nasional, kesempatan untuk menembus Piala Dunia via jalur tak terduga terasa seperti pintu yang mendadak terbuka.

Namun, peluang itu sejak awal belum sepenuhnya pasti. Jika FIFA memakai ranking FIFA sebagai salah satu dasar seleksi, Indonesia tetap harus bersaing dengan negara lain yang punya posisi lebih tinggi dan pengalaman lebih matang di level internasional.

Iran ajukan solusi baru ke FIFA

Harapan adanya slot kosong kini makin mengecil setelah Sky Sports Italia melaporkan bahwa Iran mengajukan permintaan baru kepada FIFA. Langkah itu dinilai sebagai sinyal bahwa Iran tetap akan tampil di Piala Dunia 2026 tanpa perlu digantikan.

Jika FIFA menerima skema terbaru tersebut, maka tidak ada celah untuk playoff darurat. Artinya, peluang Indonesia maupun Italia untuk masuk melalui jalur tambahan akan tertutup sepenuhnya.

Sikap FIFA sejak awal sudah jelas

Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya sudah menegaskan bahwa badan sepak bola dunia itu tidak menyiapkan rencana cadangan terkait Iran. Ia menyebut FIFA ingin Iran tetap bermain dan tidak ada skenario Plan B.

“Kami ingin mereka bermain. Mereka akan bermain di Piala Dunia. Tidak ada plan B, C, atau D. Plan A adalah satu-satunya rencana yang ada,” ujar Infantino, dikutip dari ESPN.

Infantino juga menambahkan bahwa FIFA akan bekerja keras agar Iran bisa tampil dalam kondisi terbaik meski situasi geopolitik tetap rumit. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa FIFA sejak awal lebih memilih menjaga struktur peserta tetap utuh daripada membuka rekrutmen dadakan lewat playoff.

Nama-nama yang sempat masuk spekulasi

  1. Italia disebut sebagai kandidat paling logis karena memiliki ranking FIFA tinggi dan gagal lolos ke putaran final.
  2. Indonesia sempat masuk pembicaraan karena ada peluang skenario playoff mini dari kawasan Asia dan Eropa.
  3. Oman juga disebut berpotensi berada di atas Indonesia dalam urutan prioritas jika ranking menjadi acuan.

Spekulasi itu berkembang cepat di media sosial dan pemberitaan internasional karena banyak pencinta sepak bola mencari celah realistis untuk melihat tim favorit mereka ke Piala Dunia 2026. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa jalur tersebut hampir pasti tidak akan dibuka.

Dengan Iran kini mengajukan skema baru dan FIFA disebut tetap memegang posisi awalnya, wacana playoff darurat tinggal menunggu kepastian akhir untuk benar-benar dinyatakan tertutup. Kondisi ini membuat Indonesia dan Italia harus menunda harapan pada skenario tak biasa itu, sementara fokus kembali bergeser ke jalur kualifikasi dan prestasi yang lebih normal menuju panggung Piala Dunia.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait

Back to top button