Menjelang pelaksanaan Kemala Run 2026, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho turun langsung ke Bali United Training Centre (BUTC), Gianyar, untuk mengecek kesiapan venue. Kunjungan ini dilakukan pada Kamis, 16 April 2026, atau tiga hari sebelum ajang lari tersebut digelar pada Minggu, 19 April 2026.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi peserta. Dalam peninjauan itu, Agus juga didampingi Ketua Panitia Pelaksana Deny Agus Suryonugroho, sekaligus memantau kesiapan teknis di lapangan.
Cek venue, rute, dan fasilitas pendukung
Agus meninjau sejumlah titik penting yang akan digunakan selama penyelenggaraan acara. Pemeriksaan mencakup kesiapan venue, jalur lari, sistem registrasi, pengamanan, layanan kesehatan, serta fasilitas pendukung bagi pelari dan pengunjung.
Langkah ini dilakukan karena Kemala Run 2026 diperkirakan akan diikuti peserta dari dalam negeri dan mancanegara. Panitia ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar peserta terpenuhi sebelum lomba dimulai.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kemala Run 2026 berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami ingin para peserta merasa nyaman, baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun fasilitas yang disediakan,” ujar Agus di BUTC, Gianyar, Bali, Kamis (16/4/2026).
Koordinasi diperkuat jelang hari pelaksanaan
Selain melihat kesiapan fisik lokasi, panitia juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan. Pengamanan jalur, alur peserta, hingga layanan darurat menjadi bagian yang ikut diperhatikan dalam tahap akhir persiapan.
- Kesiapan venue di Bali United Training Centre.
- Pemeriksaan rute lari untuk peserta domestik dan asing.
- Sistem registrasi dan alur kedatangan peserta.
- Pengamanan selama acara berlangsung.
- Layanan kesehatan dan dukungan medis.
- Fasilitas penunjang bagi pelari dan pengunjung.
Dengan pendekatan itu, panitia berharap acara dapat berjalan tanpa hambatan berarti dan peserta bisa mengikuti lomba dengan rasa aman. Kesiapan menyeluruh juga dinilai penting karena jumlah peserta dan tamu yang hadir berpotensi cukup besar.
Sport tourism dan charity jadi nilai utama
Kemala Run 2026 tidak hanya diposisikan sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai kegiatan yang menggabungkan sport tourism dan charity. Konsep ini membuat event tersebut punya fungsi ganda, yakni mendorong aktivitas fisik sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara diharapkan ikut menggerakkan sektor pariwisata Bali. Rute lari pun dirancang agar menampilkan keindahan destinasi lokal, sehingga pengalaman peserta tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada daya tarik kawasan yang mereka lintasi.
Selain aspek pariwisata, kegiatan ini juga membawa misi sosial. Sebagian hasil penyelenggaraan akan disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan, sehingga event ini memiliki kontribusi di luar arena olahraga.
Daya tarik Kemala Run 2026 di Bali
Penyelenggaraan di Gianyar membuat event ini mendapat perhatian lebih karena Bali masih menjadi salah satu destinasi utama untuk kegiatan berskala internasional. Kombinasi antara rute yang menarik, fasilitas venue, dan dukungan keamanan menjadi faktor penting agar peserta merasa nyaman sejak awal hingga akhir acara.
Dalam konteks event lari modern, pengecekan lapangan seperti yang dilakukan Kakorlantas menjadi bagian penting dari manajemen risiko. Kehadiran unsur keamanan, kesehatan, dan pelayanan publik juga menentukan kualitas penyelenggaraan, terutama untuk event yang melibatkan pelari dari berbagai latar belakang.
Kemala Run 2026 kini memasuki tahap akhir persiapan dengan fokus utama pada kelancaran acara di hari H. Dengan venue yang sudah dicek langsung di Butc Gianyar, panitia tinggal memastikan seluruh detail teknis dan koordinasi antar pihak berjalan sesuai rencana menjelang pelaksanaan pada 19 April 2026.
Source: www.viva.co.id